Remaja Putri Duel di Kuburan Cina Lampung Utara Perkara Asmara

Lampung

Remaja Putri Duel di Kuburan Cina Lampung Utara Perkara Asmara

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Rabu, 12 Agu 2026 18:41 WIB
Tangkap layar video remaja putri duel di area kuburan cina di Lampung Utara
Foto: Tangkap layar video remaja putri duel di area kuburan cina di Lampung Utara (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Lampung Utara -

Sejumlah remaja putri terlibat perkelahian di kawasan Kuburan Cina, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Aksi tersebut terekam video dan viral di media sosial.

Video berdurasi sekitar 17 detik itu memperlihatkan dua remaja putri memukul seorang remaja lainnya. Sementara itu, seorang remaja tampak berusaha melerai perkelahian tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Polisi yang mengetahui video tersebut kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para remaja yang terlibat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti video viral tersebut. Polisi juga telah mengecek lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah pihak.

"Sudah kami tindak lanjuti dengan melakukan pengecekan dan mencari identitas para pihak yang terlibat," kata Ivan saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

ADVERTISEMENT

Dari hasil penelusuran sementara, polisi mengetahui salah satu remaja yang terlibat merupakan pelajar SMAN 1 Kotabumi. Sementara dua remaja lainnya diketahui berstatus pelajar SMP Asyifa Darussalam.

Ivan mengatakan perkelahian tersebut diduga dipicu persoalan asmara. Awalnya, salah satu remaja berkomunikasi dengan dua remaja lainnya melalui Instagram. Komunikasi itu kemudian berlanjut melalui WhatsApp.

Komunikasi tersebut berujung pada ajakan untuk bertemu. Pertemuan semula direncanakan berlangsung di kawasan Simpang Propau, Kecamatan Abung Selatan. Namun, lokasi pertemuan kemudian dipindahkan ke kawasan Kuburan Cina karena dinilai lebih dekat. Saat bertemu, terjadi cekcok hingga berujung perkelahian.

Aksi tersebut kemudian direkam dan videonya tersebar di media sosial.

"Anggota sudah melakukan pengecekan TKP, mencatat saksi-saksi dan mencari identitas kedua belah pihak," ujar Ivan.

Polisi juga telah mendatangi sekolah salah satu remaja yang terlibat untuk menggali informasi mengenai peristiwa tersebut.

Meski demikian, hingga kini belum ada laporan resmi dari kedua pihak terkait perkelahian tersebut.

"Untuk saat ini kedua belah pihak belum ada yang melapor," kata Ivan.

Polisi masih melakukan penelusuran. Petugas juga berupaya mencegah persoalan yang melibatkan para pelajar tersebut berkembang menjadi konflik lanjutan.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads