Mahasiswa di Palembang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah

Sumatera Selatan

Mahasiswa di Palembang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 11 Agu 2026 16:30 WIB
Polisi saat melakukan identifikasi terhadap jenazah mahasiswa yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya
Polisi saat melakukan identifikasi terhadap jenazah mahasiswa yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya (Foto: Istimewa/Polsek Sukarami)
Palembang -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Mahasiswa di Palembang, Sumatera Selatan, berinsial RNZ (22) ditemukan tewas tergantung di rumahnya. Korban ditemukan oleh ibunya yang baru pulang mengajar.

Korban ditemukan tewas di rumahnya Perumahan Talang Kelapa, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Alex Andriyan mengatakan pihaknya menerima informasi adanya seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia, diduga akibat gantung diri.

"Anggota langsung mendatangi lokasi setelah mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Talang Kelapa," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan ibu korban, berinisial LA (55), dirinya baru pulang mengajar. Saat tiba di rumah, ibu korban membuka pintu yang dalam kondisi tidak terkunci.

Saat masuk ke dalam rumah, ia melihat anaknya sudah tergantung di depan pintu kamar. Korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan tali nilon warna putih yang dikaitkan pada kusen pintu kamar.

"Setelah melihat korban (anaknya), ibu korban langsung berteriak meminta pertolongan," jelasnya.

Teriakan tersebut kemudian didengar tetangga korban, Ros Darmanto (58), yang tinggal tepat di depan rumah. Ibu korban lalu meminta bantuan kepada tetangganya untuk menurunkan korban.

Ros kemudian menghubungi Ketua RT dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Talang Kelapa. Polisi yang mendapat laporan selanjutnya mendatangi lokasi.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Di lokasi tidak terlihat dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkapnya.

Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Polisi juga mendapat informasi dari ibu korban mengenai kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Menurut keterangan sang ibu, korban sempat bercerita mengenai tugas atau ujian skripsi di kampusnya yang disebut beberapa kali harus mengulang atau menjalani remedial (her).

"Untuk penyebab kematian korban masih kami dalami. Tapi saat pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujarnya.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads