ABK Jukung di Muba Tenggelam, Diduga Terpeleset dari Atas Kapal

Sumatera Selatan

ABK Jukung di Muba Tenggelam, Diduga Terpeleset dari Atas Kapal

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Senin, 10 Agu 2026 17:00 WIB
Tim SAR melakukan pencarian ABK jukung tenggelam di Muba
Foto: Tim SAR melakukan pencarian ABK jukung tenggelam di Muba (Dok. Basarnas Sumsel)
Musi Banyuasin -

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) di Musi Banyuasin bernama M Firliansyah (16) dilaporkan tenggelam di perairan Muara Lalan. Korban diduga terpeleset dan terjatuh dari atas kapal saat hendak menuju bagian belakang kapal.

Korban dilaporkan tenggelam di perairan Muara Lalan, Desa Perumpung Raya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari informasi yang diterima, saat itu korban bersama pamannya, Supri yang merupakan nakhoda, menggunakan kapal jukung (MS) Juwita untuk mengangkut paket JNT dari Dermaga PU menuju P6. Setibanya di perairan Muara Lalan, kapal mengalami mati mesin akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian Supri meminta korban untuk mengisi BBM. Saat korban berjalan dari bagian depan menuju bagian belakang kapal, korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam air. Korban yang diketahui tidak dapat berenang kemudian tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian.

Kepala Basarnas Sumsel Raymond Konstantin mengatakan pencarian sudah masuk di hari ke 3. Saat ini tim melakukan penyisiran permukaan air secara visual menggunakan perahu karet dan speed boat dengan luas area pencarian sekitar 6 kilometer persegi ke arah barat. Sementara tim kedua melakukan pencarian ke arah tenggara dengan luas area sekitar 4 kilometer persegi.

ADVERTISEMENT

"Kami mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang ada untuk melakukan pencarian terhadap korban. Tim dibagi menjadi beberapa sektor agar area pencarian dapat dijangkau secara maksimal," katanya.

Raymond menjelaskan bahwa kondisi perairan, jarak pandang, arus, serta faktor keselamatan personel menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaan pencarian.

"Diimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di sungai maupun perairan agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan alat keselamatan yang sesuai, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi cuaca dan perairan tidak memungkinkan," ujarnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads