Salah satu fenomena astronomi paling dinantikan pada bulan Agustus adalah Gerhana Matahari Total. Masyarakat dunia dapat menyaksikan keajaiban langit ini pada 12 Agustus 2026.
Gerhana Matahari Total terjadi ketika posisi Bulan berada tepat sejajar di antara Matahari dan Bumi, sehingga menutupi seluruh piringan cahaya Matahari bagi wilayah yang berada di sepanjang jalur totalitas (path of totality).
Berdasarkan perhitungan waktu internasional, puncak gerhana akan terjadi pada 12 Agustus 2026 pukul 17.46 UTC (atau 13 Agustus 2026 pukul 00.46 WIB). Fenomena ini tidak dapat diamati secara langsung dari Indonesia karena wilayah Indonesia berada di sisi gelap Bumi (malam hari) saat gerhana berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi masyarakat atau pecinta astronomi yang ingin menyaksikan fenomena langka ini secara langsung, berikut adalah rincian lokasi dan jadwalnya.
Waktu Terjadinya Gerhana Matahari Total
Mengutip data dari Science NASA, fenomena ini akan melintasi beberapa kota utama di Eropa dan wilayah utara dunia dengan jadwal waktu lokal sebagai berikut:
Leon (Spanyol)
- Gerhana sebagian dimulai: 19.32
- Gerhana total dimulai: 20.28
- Totalitas berakhir: 20.30
- Ujung sebagian: 21.22
ReykjavΓk (Islandia)
- Gerhana sebagian dimulai: 14.47
- Gerhana total dimulai: 17.48
- Totalitas berakhir: 17.49
- Ujung sebagian: 18.47
Valencia (Spanyol)
- Gerhana sebagian dimulai: 19.38
- Gerhana total dimulai: 20.32
- Totalitas berakhir: 20.33
- Ujung sebagian: 21.01
Zaragoza (Spanyol)
- Gerhana sebagian dimulai: 19.34
- Gerhana total dimulai: 20.29
- Totalitas berakhir: 20.30
- Ujung sebagian: 21.07
Lokasi Perlintasan Gerhana Total dan Sebagian
1. Jalur Gerhana Matahari Total:
Jalur puncak gerhana akan melintasi wilayah Greenland, Islandia, Rusia Utara, Samudra Atlantik, Spanyol, dan sebagian kecil wilayah Portugal.
2. Jalur Gerhana Matahari Sebagian (Parsial):
Wilayah lain di belahan bumi utara hanya akan melihat pemandangan gerhana parsial. Wilayah ini mencakup Amerika Serikat bagian utara (mulai dari Alaska hingga Carolina Utara), Kanada, sebagian besar benua Eropa, serta Afrika Barat Laut.
Daya tarik unik dari gerhana kali ini adalah Matahari akan terbenam saat fase gerhana sebagian masih berlangsung di sepanjang jalur barat Eropa dan Afrika, menyuguhkan pemandangan indah sunset berpadu dengan siluet gerhana.
Cara Melihat Gerhana Matahari Total
Saat Puncak Totalitas: Ketika Bulan telah sepenuhnya menutupi permukaan terang Matahari (fase totalitas), fenomena ini aman disaksikan secara langsung dengan mata telanjang.
Fase Sebagian (Sebelum & Sesudah Totalitas): Pengamat wajib menggunakan alat pelindung mata khusus, seperti kacamata gerhana bersertifikat internasional (ISO 12312-2) atau filter khusus Matahari pada teleskop dan kamera. Melihat langsung ke arah Matahari tanpa filter dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina mata.
