Pemotor di Pangkalpinang Tewas Usai Bertabrakan dengan Pikap

Bangka Belitung

Pemotor di Pangkalpinang Tewas Usai Bertabrakan dengan Pikap

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Senin, 03 Agu 2026 16:41 WIB
Polisi saat olah TKP kecelakaan di Pangkalpinang
Foto: Polisi saat olah TKP kecelakaan di Pangkalpinang (Dok. Polresta Pangkalpinang)
Pangkalpinang -

Pemotor bernama Herlina Wati (HW) dilaporkan tewas setelah terlibat kecelakaan dengan mobil pikap di Pangkalpinang. Lina tewas saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bangka Belitung (Babel).

Identitas sopir mobil pikap berpelat BN-8865-TC tersebut bernama Aditya Rinaldi. Insiden maut itu terjadi, Senin (3/8/2026) di Jalan Alexander, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

"Kejadiannya pukul 10.30 WIB. Kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia atas nama inisial HW. Korban merupakan pengendara sepeda motor Jupiter Z," kata Kasat Lantas Polresta Pangkalpinang AKP Rezza Muhammad Fajrin saat dihubungi detikSumbagsel, Senin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Rezza, kecelakaan maut tersebut bermula ketika mobil pikap yang dikendarai oleh Aditya melaju dari arah traffic light Air Itam menuju ke arah Lintas Timur. Saat itu, korban keluar mengendarai motornya dari arah perumahan Citraland.

"Selanjutnya, korban ini hendak memutar balik melalui fasilitas U-Turn, dikarenakan jarak yang sudah dekat kedua kendaraan ini bertabrakan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Anggota Satlantas yang menerima informasi laka lantas langsung mendatangi lokasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tak tertolong.

"Akibat dari kecelakaan tersebut, korban mengalami benturan di kepala samping kanan dan luka robek pelipis kanan, dan dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara," sambungnya.

Selanjutnya polisi membawa mobil pikap dan motor yang terlibat kecelakaan maut itu. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi termasuk sopir pikap bernama Aditya di Mapolresta.

"Untuk barang bukti dan sopir pikap dibawa ke kantor dan masih dimintai keterangan. Saat ini kasusnya masih kita dalami," tambahnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads