Lewat Sensus Ekonomi, BPS Temukan Usaha Online 'Menjamur' di Sumsel

Sumatera Selatan

Lewat Sensus Ekonomi, BPS Temukan Usaha Online 'Menjamur' di Sumsel

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Sabtu, 01 Agu 2026 23:00 WIB
Ilustrasi sensus ekonomi di Indonesia.
Foto: Ilustrasi sensus ekonomi (Gemini AI Ilustrasi sensus ekonomi di Indonesia)
Palembang -

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan mulai melihat adanya perubahan struktur ekonomi di daerah melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Salah satu temuan awal yang terlihat adalah semakin banyaknya pelaku usaha berbasis online yang kini berkembang di Sumsel.

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengatakan, keberadaan usaha digital menjadi salah satu informasi baru yang belum tergambar secara utuh pada sensus ekonomi sebelumnya.

"Harapannya melalui sensus ini kita mendapatkan struktur usaha yang baru. Salah satunya bagaimana struktur usaha dari e-commerce atau usaha yang dijalankan secara online. Alhamdulillah, sejauh ini kami menemukan unit usaha online ternyata cukup banyak di Sumatera Selatan," kata Wahyu, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pendataan kali ini tidak hanya bertujuan menghitung jumlah pelaku usaha, tetapi juga memperbarui peta perekonomian Sumsel yang telah berubah dalam 10 tahun terakhir. Selain memetakan usaha digital, BPS juga akan mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi baru yang sebelumnya belum tercatat dalam sensus terdahulu.

"Hasil tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi di daerah," ungkap Wahyu.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Wahyu menyebut hasil yang diperoleh saat ini masih bersifat sementara karena proses pendataan masih berlangsung.

Hingga 31 Juli 2026, progres Sensus Ekonomi di Sumsel telah mencapai 81,87 persen atau sekitar 1,5 juta unit usaha dan rumah tangga usaha yang berhasil didata.

"Kami optimistis pendataan bisa selesai sebelum 31 Agustus. Kalau selesai lebih cepat, kami punya waktu lebih banyak untuk melakukan verifikasi dan memastikan kualitas datanya," ujarnya.

Dari data sementara, BPS juga masih melihat sektor pertambangan, pertanian, dan perdagangan menjadi penopang utama perekonomian Sumsel. Namun, struktur ekonomi terbaru baru akan dipastikan setelah seluruh proses sensus selesai.

Wahyu menambahkan, hasil awal Sensus Ekonomi 2026 ditargetkan mulai diumumkan pada Desember 2026. Data tersebut akan memberikan gambaran terbaru mengenai jumlah unit usaha, sektor ekonomi, hingga perkembangan model bisnis baru, termasuk usaha berbasis digital yang terus tumbuh di Sumsel.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads