Karhutla di Sumsel Makin Luas, Pemadaman Terus Dioptimalkan

Sumatera Selatan

Karhutla di Sumsel Makin Luas, Pemadaman Terus Dioptimalkan

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 31 Jul 2026 16:39 WIB
Tim darat melakukan pemadaman di area lahan yang terbakar
Foto: Tim darat melakukan pemadaman di area lahan yang terbakar (Dok. Manggala Agni)
Palembang -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Selatan. Upaya pemadaman dilakukan oleh satgas darat dan udara. Beberapa lokasi karhutla masih diupayakan pemadaman lanjutan.

Lokasi karhutla yang belum padam seperti di wilayah Rantau Bayur, Banyuasin dan Pemulutan, Ogan Ilir. Empat helikopter water bombing dikerahkan untuk pemadaman di dua lokasi tersebut.

"Hingga akhir pemadaman sore kemarin oleh helikopter water bombing, karhutla di Rantau Bayur dan Pemulutan masih berasap," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Jumat (31/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia merincikan, karhutla di Rantau Bayur dilakukan 147 kali water bombing oleh tiga helikopter. Lahan yang terbakar di wilayah ini berkisar 2-3 hektare. Sedangkan di Pemulutan, helikopter melakukan 52 kali water bombing di lahan yang terbakar seluas 5-7 hektare.

Sementara pemadaman jalur darat, juga dilakukan di wilayah Pemulutan. Personel dari BPBD Sumsel-Ogan Ilir, TNI, Polri, dan Manggala Agni dikerahkan untuk membantu pemadaman. Upaya itu baru berhasil memadamkan sekitar 4 hektare.

ADVERTISEMENT

Pemadaman jalur darat juga dilakukan di wilayah Muara Medak Musi Banyuasin (Muba). Pemadaman di lokasi ini dibantu helikopter dari Sinarmas. Pemadaman juga terbantu oleh hujan yang turun pada sore hari. Luas lahan yang terbakar di wilayah mencapai 20 hektare.

"Lahan yang terbakar di Muara Medak ini terjadi di lahan gambut tebal. Pemadaman dan Pendinginan terus di laksanakan oleh tim gabungan," katanya.

Selain itu, karhutla di Sekayu (Muba) seluas 1 hektare dan di Jejawi (OKI) seluas 1 hektare, berhasil dipadamkan. Sementara karhutla di Sungai Rotan, Muara Enim, juga berhasil dipadamkan usai terbakar selama sepekan.

"Pemadaman karhutla di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan sejak terbakar 24 Juli lalu juga sudah berhasil dipadamkan. Luas lahan yang terbakar mencapai 8,5 hektare," tukasnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads