Satu unit kapal motor sungai pedalaman (jukung) pengangkut barang terbakar saat menjalani perbaikan di galangan kapal di tepian Sungai Musi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kobaran api disertai kepulan asap hitam sempat menggegerkan warga sekitar. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan hampir seluruh badan kapal yang saat itu masih berada di galangan.
Personel Unit Gakkum Satpolairud Polrestabes Palembang bersama petugas pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi untuk memadamkan api dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Gakkum Satpolairud Polrestabes Palembang AKP Kamil Rasyid mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
"Begitu menerima informasi, anggota langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan kami akan berkoordinasi dengan tim identifikasi," kata Kamil.
Dari hasil penyelidikan sementara, kapal milik Ikbal itu sedang diperbaiki di galangan kapal milik Teguh. Saat kebakaran terjadi, proses perbaikan telah selesai dan tidak ada pekerja yang berada di dalam kapal.
Salah seorang saksi, Supriadi, mengaku melihat api pertama kali muncul dari bagian buritan kapal. Dalam waktu singkat, api langsung membesar hingga membakar hampir seluruh badan kapal.
"Menurut saksi, sebelumnya ia ikut memperbaiki bagian atas kapal. Namun saat api muncul, ia tidak mengetahui apa penyebabnya," ujar Kamil.
Sementara itu, saksi lainnya, David Wahyudi, mengaku sempat menggerinda paku di bagian kamar mandi yang berada di ujung kapal sebelum kebakaran terjadi. Saat api muncul, ia sudah berada sekitar 10 meter dari kapal dan memastikan tidak ada pekerja yang masih berada di dalam.
"Keterangan para saksi masih kami dalami. Belum bisa disimpulkan apakah kebakaran dipicu percikan api atau faktor lain karena masih menunggu hasil penyelidikan," ujarnya.
Pemilik galangan, Teguh, mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia baru mengetahui kapal yang sedang diperbaiki di galangannya terbakar setelah mendapat kabar dari warga.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh personel Satpolairud bersama Tim Damkar Kota Palembang sehingga tidak merambat ke kapal lain maupun bangunan di sekitar tepian Sungai Musi.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa para pekerja galangan, dan menunggu hasil pemeriksaan tim identifikasi untuk memastikan penyebab kebakaran.
"Kami mengimbau pemilik galangan dan para pekerja agar selalu mengutamakan standar keselamatan saat melakukan perbaikan kapal, terutama pekerjaan yang berpotensi menimbulkan percikan api. Penyebab kebakaran akan kami sampaikan setelah penyelidikan selesai," tegas Kamil.
