Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah melepas 60 siswa Sekolah Rakyat (SR) 45 OKU. Puluhan siswa itu akan menjalani pendidikan sementara di Sekolah Rakyat 08 Kabupaten Ogan Ilir.
Teddy memberi motivasi sekaligus doa agar mereka dapat menempuh pendidikan dengan baik dan meraih cita-cita. Dia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin, sebab tidak semua anak memiliki peluang yang untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat.
"Belajarlah dengan giat, disiplin, dan fokus mengejar cita-cita. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan kalian," ujar Teddy sebelum melepas keberangkatan siswa dari Kompleks Masjid Islamic Center Baturaja dengan empat bus, Senin (27/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan.
Teddy juga menjelaskan seluruh kebutuhan siswa selama mengikuti pendidikan telah dipenuhi pemerintah. Mulai dari seragam, perlengkapan sekolah, biaya hidup, perlengkapan pribadi hingga laptop sebagai sarana belajar disediakan tanpa dipungut biaya.
Teddy juga minta para siswa agar menjaga nama baik OKU selama menempuh pendidikan di Ogan Ilir. Selain itu, Pemkab OKU telah mengusulkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat 45 sehingga nantinya para siswa dapat melanjutkan pendidikan di daerah sendiri.
"Kami berharap pembangunan sekolah permanen segera terealisasi sehingga anak-anak dapat melanjutkan pendidikan di OKU. Tetap jaga sikap, saling membantu, dan tunjukkan karakter yang baik," katanya.
Selain itu, Teddy meminta agar orangtua terus memberikan dukungan dan doa selama anak-anak mereka menjalani pendidikan di luar daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial OKU Iwarman mengatakan sebanyak 60 siswa yang diberangkatkan terdiri atas 31 siswa laki-laki dan 29 siswa perempuan. Seluruh siswa akan belajar sementara di Sekolah Rakyat 08 Ogan Ilir dan didampingi masing-masing satu orang tua saat proses keberangkatan.
"Kuota yang diberikan Kementerian Sosial kepada Kabupaten OKU berhasil dipenuhi melalui proses seleksi dan penjangkauan yang dilakukan tim di lapangan," katanya.
Menurut Iwarman, angkatan sebelumnya masih menjalani kegiatan belajar di OKU, sedangkan angkatan terbaru ditempatkan sementara di Ogan Ilir hingga pembangunan gedung Sekolah Rakyat 45 selesai.
Selain memberikan akses pendidikan, Program Sekolah Rakyat juga disertai berbagai program pemberdayaan keluarga, seperti bantuan modal usaha dan perbaikan rumah layak huni, sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan.
