Pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung terus menunjukkan perkembangan. Salah satu tahapan penting yang kini telah rampung adalah pekerjaan pengerasan aspal (hotmix) pada Jembatan Musi, yang menjadi bagian dari ruas tol tersebut.
Pekerjaan hotmix itu didukung oleh PT Hakaaston (HKA) melalui Unit Produksi Indralaya dengan memasok sebanyak 5.581,22 ton campuran beraspal untuk menyambungkan struktur utama Jembatan Musi dengan badan jalan tol.
Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, mengatakan pasokan material tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pembangunan salah satu proyek strategis nasional yang akan meningkatkan konektivitas di Sumatera Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keandalan infrastruktur dibangun melalui kualitas yang dijaga secara konsisten sejak proses produksi hingga pelaksanaan di lapangan. Karena itu, setiap material yang diproduksi HKA melewati pengendalian mutu agar memenuhi spesifikasi teknis dan mendukung umur layan infrastruktur secara optimal," kata Martin dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).
Jembatan Musi merupakan salah satu struktur utama pada ruas Tol Palembang-Betung yang dikelola PT Hutama Karya (Persero). Kehadiran jembatan ini nantinya akan mendukung kelancaran arus kendaraan sekaligus memperkuat jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Martin menjelaskan, total material yang dipasok terdiri dari 5.268,12 ton Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dan 307,10 ton material aspal PG 70 yang digunakan pada beberapa paket pekerjaan.
Menurutnya, pasokan dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan proyek agar pekerjaan di lapangan tetap berjalan sesuai target.
"Konsistensi kualitas, ketepatan volume, dan ketepatan waktu menjadi fokus kami dalam mendukung penyelesaian proyek-proyek infrastruktur strategis," ujarnya.
Martin menambahkan, HKA didukung jaringan unit produksi di berbagai daerah, fasilitas Asphalt Mixing Plant (AMP), laboratorium pengujian material, serta tenaga kerja yang kompeten sehingga mampu memenuhi kebutuhan proyek dengan standar mutu yang dipersyaratkan.
Martin menegaskan HKA akan terus memperkuat kapasitas unit produksinya untuk mendukung pembangunan berbagai infrastruktur di Indonesia, mulai dari jalan tol, jembatan, hingga bandara.
"Melalui komitmen terhadap kualitas dan keandalan operasional, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui konektivitas yang semakin baik dan mendorong pertumbuhan ekonomi," tutupnya.
