Seorang sopir truk di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, bernama Dodi Saputra (24) tewas terjepit di dalam kabin usai menabrak bagian belakang truk rekannya yakni Miltan (31). Polisi menduga kecelakaan terjadi karena jarak pandang korban terganggu akibat kondisi jalan yang dipenuhi debu tebal.
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Hauling Batu Bara, KM-110, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Sumatera Selatan, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir Ipda Henry Martadinata mengatakan kecelakaan bermula saat dua truk milik PT MJR yang mengangkut batu bara melaju beriringan dari arah Desa Ketapat Bening menuju Macang Sakti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melintas di TKP, diduga truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi serta jarak pandang disana terbatas akibat kondisi jalan yang berdebu.
"Akibatnya truk yang dikemudikan Dodi menabrak bagian belakang truk yang dikendarai rekannya Miltan sehingga korban terjepit di dalam kabin dan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara rekannya Miltan tidak mengalami luka," katanya, Selasa (14/7/2026).
Usai menerima laporan, Henry mengatakan pihaknya bersama Satlantas dan Satreskrim Polres Muratara mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
"Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan diduga dipicu jarak pandang yang terbatas akibat debu tebal di jalan hauling saat kedua kendaraan melaju beriringan," ungkapnya.
Henry mengatakan polisi langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Rupit dan nantinya akan diantar ke rumah duka untuk segera dimakamkan.
"Korban mengalami remuk pada kepala bagian atas, patah kaki pada bagian kaki kanan dan kiri akibat terjepit. Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan," tuturnya.
