Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho memimpin kegiatan penanaman pohon produktif di kawasan Masjid Assa'adah Mapolda Sumsel. Sebanyak 30 batang pohon produktif ditanam pada kegiatan tersebut, terdiri atas pohon pule, mangga, rambutan, manggis, jambu bol dan sawo.
Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolda Sumsel pada Minggu (12/7/2026) pagi. Kegiatan yang diikuti jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel tersebut merupakan bagian dari semarak rangkaian hari Bhayangkara ke-80 sekaligus komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan, pelestarian lingkungan hidup, dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Penanaman pohon ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Penanaman 10.000 Pohon yang sebelumnya, telah dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenis pohon yang ditanam juga memiliki makna filosofis yang mencerminkan nilai-nilai pengabdian Polri. Pohon pule melambangkan keteguhan, perlindungan, dan keteduhan yang diberikan Polri kepada masyarakat.
Sementara pohon mangga, rambutan, manggis, jambu bol dan sawo melambangkan harapan agar setiap pengabdian anggota Polri mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, menghadirkan kesejahteraan, serta menjadi simbol kejujuran, integritas dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Pohon-pohon produktif yang ditanam nantinya akan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan bersama, sekaligus menciptakan kawasan yang lebih hijau, asri, nyaman, dan sehat bagi personel maupun masyarakat yang beraktivitas di lingkungan Mapolda Sumsel.
"Polri harus senantiasa berakar kuat pada nilai-nilai Tribrata, tumbuh dalam pengabdian, dan berbuah manfaat bagi masyarakat. Penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen kami untuk terus mendukung pembangunan nasional, menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang," kata Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho.
Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel akan terus menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, serta pembangunan berkelanjutan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan bahwa kegiatan penghijauan merupakan bagian dari transformasi Polri yang semakin adaptif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
"Polda Sumsel berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Penanaman pohon ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan, kualitas hidup masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan. Kami berharap semangat menjaga lingkungan dapat menjadi budaya bersama seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
