Warga Jabar Diterkam Buaya di Banyuasin Ditemukan Tewas pada Hari Ultahnya

Sumatera Selatan

Warga Jabar Diterkam Buaya di Banyuasin Ditemukan Tewas pada Hari Ultahnya

Irawan - detikSumbagsel
Jumat, 10 Jul 2026 10:30 WIB
Jenazah korban dievakuasi tim SAR gabungan untuk dibawa ke rumah duka di Bandung Barat, Jawa Barat
Jenazah korban dievakuasi tim SAR gabungan untuk dibawa ke rumah duka di Bandung Barat, Jawa Barat (Foto: Istimewa)
Banyuasin -

Warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, bernama Ipan Nurzaman (25), yang diterkam buaya di Banyuasin, Sumatera Selatan, ditemukan tewas. Saat ini jasad korban sudah dievakuasi petugas.

Peristiwa itu terjadi di Sungai Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.53 WIB.

Jasadnya ditemukan tepat di hari ulang tahunnya pada Kamis (9/7/2026), sekitar pukul 17.24 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Pulau Rimau AKP Yusri Meriansyah mengatakan, jasad korban ditemukan mengapung dalam kondisi tertelungkup di sekitar Pintu Air 2 PT Stal Hindoli, sekitar 450 meter dari lokasi awal korban diterkam buaya.

"Korban ditemukan sekitar 450 meter dari titik awal kejadian. Setelah menerima informasi dari warga, tim gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi," kata Yusri kepada detikSumbagsel, Jumat (10/7/2026).

ADVERTISEMENT

Yusri menyebut, momen ditemukannya korban bertepatan dengan hari ulang tahunnya.

"Korban juga ditemukan pas saat hari ulang tahunnya yang ke-26 tahun," ujarnya.

Usai dievakuasi, jenazah Ipan dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk menjalani proses identifikasi. Atas permintaan keluarga, jenazah kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Bandung Barat.

"Sekitar pukul 20.00 WIB, ambulans yang membawa jenazah dilepas dari Mapolsek Pulau Rimau untuk selanjutnya diberangkatkan ke kampung halaman korban," ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun anak sungai yang menjadi habitat buaya.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sungai, terutama pada malam hari maupun di lokasi yang diketahui menjadi habitat buaya," ujarnya.

Kejadian yang dialami korban berawal tiga rekannya sedang memperbaiki kemudi jukung di perairan Dusun I, Desa Teluk Betung.

Ketika hendak membantu rekannya, Ipan turun ke sungai. Namun, dalam hitungan detik seekor buaya tiba-tiba muncul dari dalam air, menerkam tubuhnya, lalu menyeret korban ke dasar sungai.

Upaya pencarian selama empat hari akhirnya berakhir dengan ditemukannya jasad Ipan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang harus menerima kenyataan pahit kehilangan orang tercinta tepat di hari kelahirannya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads