Warga Lampung Timur Pilih Tak Bayar Pajak, Uangnya Dipakai Perbaiki Jalan Rusak

Lampung

Warga Lampung Timur Pilih Tak Bayar Pajak, Uangnya Dipakai Perbaiki Jalan Rusak

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 05 Jul 2026 09:00 WIB
Viral warga Lampung Timur tolak bayar pajak dan uangnya untuk perbaiki jalan rusak
Viral warga Lampung Timur tolak bayar pajak dan uangnya untuk perbaiki jalan rusak (Foto: Istimewa/Tangkap layar video)
Lampung Timur -

Aksi protes warga Dusun Umbul Glimbung, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, viral di media sosial. Warga mengaku memilih tidak membayar pajak dan menggunakan uang tersebut untuk memperbaiki jalan rusak secara swadaya.

Dalam video yang beredar, seorang warga merekam aktivitas gotong royong pengecoran jalan bersama warga lainnya. Di sela-sela kegiatan itu, ia melontarkan pernyataan yang ditujukan kepada Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah.

"Selamat pagi, izin Bupati Lampung Timur. Tahun ini saya enggak bayar pajak. Uangnya saya gunakan untuk swadaya pembangunan jalan mandiri di Dusun Umbul Glimbung," ucap pria tersebut dalam video.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan keputusan itu diambil karena warga sudah lama menunggu perbaikan jalan dari pemerintah, namun kondisi jalan tetap rusak sehingga masyarakat memilih mengumpulkan dana sendiri untuk membangunnya.

"Nunggu dana pemerintah tidak kunjung dibangun, sudah rusak parah. Jadi inisiatif masyarakat bangun sendiri saja. Pajak saya enggak saya bayarkan, saya gunakan untuk beli semen," katanya.

ADVERTISEMENT

Menanggapi video tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan lokasi yang dimaksud berada di kawasan register. Menurutnya, masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut memang tidak dikenai kewajiban membayar pajak.

Meski demikian, Ela menyebut pemerintah daerah tetap telah mengalokasikan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut pada tahun sebelumnya.

"Tapi tetap Pemda bangun. Tahun kemarin ada pembangunan infrastruktur jalan. Hanya untuk mempercepat, ada beberapa titik yang dikerjakan secara gotong royong sekitar satu kilometer dan beberapa usulan aspirasi," kata Ela, Sabtu (4/7/2026).

Ia menjelaskan, ruas jalan yang viral kemungkinan belum termasuk bagian yang telah dikerjakan pemerintah. Pemkab Lampung Timur, lanjutnya, terus melakukan pembangunan jalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

"Bagian perbatasan dusun itu sudah ada yang dibangun, mungkin belum sampai ke ruas jalan yang dimaksud. Ini menjadi masukan bagi kami karena aspirasi masyarakat yang paling banyak memang terkait infrastruktur jalan," ujarnya .



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads