288 Polisi Disiagakan untuk Amankan Mandiri Ampera Tourism Run

Sumatera Selatan

288 Polisi Disiagakan untuk Amankan Mandiri Ampera Tourism Run

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Sabtu, 27 Jun 2026 23:00 WIB
Ilustrasi Polisi Lalu Lintas (Polantas)
Ilustrasi Polisi Lalu Lintas (Polantas) (Foto: detikcom/Ari Saputra)
Palembang -

Sebanyak 288 polisi disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Mandiri Ampera Tourism Run 2026, Minggu (28/6/2026) pagi. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1.343 Kota Palembang.

Kasatlantas Polrestabes Palembang AKBP Henriyanto Panusunan Hutasoit mengatakan, rekayasa lalu lintas yang diterapkan berbeda dengan saat pelaksanaan car free day (CFD) reguler.

"Jumlah personel yang kami siapkan sebanyak 288 orang. Penutupan jalan dilakukan seperti saat CFD, namun khusus di dalam area kegiatan agar steril dari kendaraan," katanya, Sabtu (27/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjut Henriyanto, untuk kantong parkir sama seperti CFD, tidak ada yang berubah jadi kalau parkir sama halnya seperti kegiatan setiap minggu CFD.

Henri menjelaskan, kegiatan dimulai sejak pukul 05.00 WIB saat kondisi arus lalu lintas masih relatif lengang. Sementara untuk ruas Jalan Jenderal Sudirman dilakukan sistem buka tutup.

ADVERTISEMENT

"Nanti kami akan buka-tutup, jadi bukan ditutup total seperti CFD. Sekitar pukul 08.00 WIB arus lalu lintas kembali dibuka normal jadi masyakarat bisa melintasi jembatan Ampera," ujarnya.

Henriyanto menambahkan, personel telah ditempatkan di setiap persimpangan dan titik lintasan peserta guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali selama perlombaan berlangsung.

"Setiap jalur yang dilalui peserta sudah ada personel yang berjaga untuk mengatur lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memastikan CFD di kawasan Jembatan Ampera ditiadakan sementara karena lokasi tersebut digunakan sebagai arena Mandiri Ampera Tourism Run 2026.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan penghentian CFD hanya berlaku selama pelaksanaan event tersebut. Menurutnya, kebijakan itu diambil agar penyelenggaraan ajang lari yang diperkirakan diikuti lebih dari 5.000 peserta dapat berjalan lancar dan aman.

Usai pelaksanaan Mandiri Ampera Tourism Run, kegiatan CFD di kawasan Jembatan Ampera akan kembali digelar seperti biasa pada pekan berikutnya.

Selain diikuti masyarakat lokal, sekitar 30 persen peserta ditargetkan berasal dari luar daerah untuk mendukung promosi pariwisata serta menggerakkan perekonomian Kota Palembang.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads