Satu korban yang terjebak kebakaran di Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan berinisial GB (3) meninggal dunia. Korban menghembuskan nafas terakhir setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Kapolsek Gandus, AKP I Made Budi Harta Kusuma membenarkan jika salah satu korban yang terjebak dalam kebakaran rumah pada Rabu (23/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB,di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang meninggal dunia.
"Korban berinisial GB (3). Kami mendapat informasi anak berinisial GB meninggal dunia semalam sekitar pukul 22.00 WIB. Untuk penyebabnya kami belum mengetahui pasti karena baru dapat kabar juga dari keluarga," ujar Budi, Jumat (26/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Budi, untuk kedua korban lainnya yang anak pertama NR (11) masih menjalani perawatan di RS AK Ghani. Sedangkan yang PU (7) masih dirawat di ICU RSMH Palembang.
"Untuk penanganan kasus ini sudah diambil alih oleh Pidsus Polrestabes Palembang," katanya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran rumah terjadi di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pukul 15.30 WIB. Saat itu, ketiga korban ditinggal oleh neneknya keluar untuk pergi ke warung. Karena khawatir, nenek ketiga korban pun meninggalkan ketiganya dengan pintu dikunci dari luar.
"Diduga terjadi korsleting listrik, hingga terjadi kebakaran dan saat itu ketiganya sedang berada di dalam rumah dalam keadaan pintu terkunci dari luar," ujarnya.
Saat terjadi kebakaran warga bergotong royong mencoba memadamkan api sambil menunggu pihak damkar datang.
"Ketiga korban bisa diselamatkan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun, anak nomor dua saat ini harus dirawat di ICU karena luka bakar diderita cukup parah," ujarnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran tersebut dan juga pihaknya juga akan mengambil keterangan dari nenek korban.
"Kemarin neneknya masih syok jadi belum bisa kami ambil keterangan. Rencananya hari ini tim identifikasi dari Polrestabes Palembang akan melakukan olah TKP lagi dan juga akan mengambil keterangan dari nenek korban dan saksi serta orang tuanya," pungkasnya.
