Pengunjung CFD Diimbau Siapkan Uang Pas dan Hindari Parkir Tanpa Petugas

Sumatera Selatan

Pengunjung CFD Diimbau Siapkan Uang Pas dan Hindari Parkir Tanpa Petugas

Nadiya - detikSumbagsel
Minggu, 14 Jun 2026 15:00 WIB
Lokasi parkir saat CFD Jembatan Ampera Palembang berlangsung
Foto: Lokasi parkir saat CFD Jembatan Ampera Palembang berlangsung (Nadiya)
Palembang -

Pemkot Kota Palembang meminta masyarakat aktif melaporkan oknum jukir nakal yang mematok tarif di luar ketentuan resmi selama area CFD berlangsung. Warga diimbau langsung mengambil bukti foto di lapangan agar penindakan sanksi bisa dilakukan secara instan oleh petugas.

Kabid Wasdalops Dishub Kota Palembang, Julyanzah, menegaskan bahwa keluhan di media sosial sering kali terlambat sehingga menyulitkan petugas untuk meringkus pelaku pungli di tempat kejadian.

"Kalau ada juru parkir yang meminta lebih, foto, Laporkan! Jangan maksud hanya menyebar di media sosisal. Kita tidak bisa menindak karena pas masuk di medsos itu kan kejadiannya mungkin 1 jam setelah itu. Jadi apabila langsung, karena kita kan ada grup, di situ kan juga udah ada petugas, langsung dilaporkan saja pada saat itu," ujar Julyanzah kepada detikSumbagsel, Minggu (14/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Julyanzah menguraikan, tarif resmi retribusi parkir yang berlaku di kawasan CFD sangat terjangkau dan tidak ada perubahan dari aturan sebelumnya. Pengunjung juga diwajibkan menyediakan uang pas saat membayar guna menghindari modus jukir nakal yang enggan memberikan kembalian.

"Tarif parkirnya sama seperti CFN, Rp 500 sepeda, Rp 1.000 motor dan Rp2.000 mobil. Masyarakat hendaknya juga menyediakan uang pas saat membayar parkir. Dan boleh bertanya dulu, di situ kan ada petugas, ada dari Dinas Perhubungan, ada dari Satlantas, ada dari Dirlantas, ada dari Pol PP, di mana titik-titik parkir," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Untuk menjamin keamanan, Dishub telah menyebar personel gabungan di berbagai kantong parkir resmi yang tersebar di wilayah Seberang Ilir maupun Seberang Ulu.

"Kantong parkir untuk acara Car Free Day bisa di Atmo, bisa di bawah Ampera, bisa Jalan Merdeka. Untuk yang di Seberang Ulu tuh bisa di Bina Sriwijaya dan Kader Bangsa, dan juga bisa di terminal dan dermaga 7 Ulu," ungkapnya.

Senada dengan itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Palembang, Isnaini Madani, meminta masyarakat untuk menjauhi titik parkir liar yang tidak dijaga oleh petugas resmi demi meminimalisir potensi pemerasan tarif.

"Kalau kita di tempat titik parkir yang tidak ada petugas, nah rentan indikasi dari adanya pungli dan juga nanti ada retribusi yang di luar tarif parkir. Nah jadi masyarakat hendaknya parkir di tempat-tempat yang terutama yang ada petugasnya," kata Isnaini.

Isnaini kembali menegaskan bahwa Pemkot Palembang tidak akan segan menindak tegas oknum jukir yang kedapatan merusak citra tertib ruang publik CFD yang kini mulai ramai diminati puluhan ribu warga.

"Jadi kalau pengunjung menemukan ada jukir, jukir yang meminta tarif di luar ketentuan, langsung saja dilaporkan kepada petugas yang berwenang yang terdekat untuk bisa langsung ditindak," Tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads