Cerita Warga Ikut Operasi Katarak Gratis Polda Lampung: Ringankan Beban

Lampung

Cerita Warga Ikut Operasi Katarak Gratis Polda Lampung: Ringankan Beban

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Sabtu, 06 Jun 2026 21:00 WIB
Operasi katarak yang digelar Polda Lampung
Foto: Operasi katarak yang digelar Polda Lampung (Tommy Saputra)
Lampung -

Program operasi katarak gratis yang digelar Polda Lampung menjadi harapan bagi warga yang selama ini terkendala biaya pengobatan. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, layanan kesehatan gratis itu membantu masyarakat mendapatkan tindakan medis yang sebelumnya sulit dijangkau.

Salah satu penerima manfaat, Sri Yana, mengaku bersyukur bisa menjalani operasi katarak tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

"Alhamdulillah, sangat terbantu untuk kami masyarakat yang sedang kesulitan ekonomi. Biaya operasi ini kan nggak murah," kata Sri Yana usai mengikuti operasi katarak gratis, Jumat (5/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri berharap program serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak warga yang memperoleh akses layanan kesehatan yang layak.

"Semoga semakin sering ada program seperti ini sehingga banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kegiatan bakti kesehatan tersebut, Polda Lampung memberikan layanan operasi katarak gratis kepada 250 warga. Selain itu, sebanyak 65 warga lainnya mendapatkan tindakan pterigium atau lemak mata yang berpotensi mengganggu penglihatan jika tidak ditangani.

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, mengatakan masyarakat yang belum sempat mengikuti operasi katarak maupun penanganan pterigium masih memiliki kesempatan untuk mendaftar melalui Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

"Kalau ada masyarakat yang menyusul untuk operasi katarak maupun lemak mata atau pterigium, masih bisa dilakukan. Tim medis sudah siap di Rumah Sakit Bhayangkara untuk melaksanakan kegiatan tersebut," kata Helfi.

Tak hanya menangani gangguan penglihatan, Polda Lampung juga membuka layanan operasi bibir sumbing bagi masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses kesehatan bagi warga yang selama ini terkendala biaya maupun akses layanan medis.

Secara keseluruhan, sebanyak 7.600 warga menjadi penerima manfaat dalam program bakti kesehatan yang digelar serentak di seluruh wilayah Lampung.

Rinciannya meliputi sekitar 3.000 peserta donor darah, 3.850 peserta pemeriksaan kesehatan gratis, 300 peserta pengobatan spesifik, serta bantuan kesehatan bagi 25 anak stunting dan 25 warga lanjut usia.

Menurut Helfi, kegiatan tersebut memang dirancang untuk menyasar masyarakat yang membutuhkan perhatian kesehatan secara langsung, termasuk kelompok rentan yang selama ini kesulitan memperoleh layanan medis.

"Penekanannya adalah kegiatan ini harus menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, baik yang mengalami gangguan kesehatan, anak stunting, maupun kelompok masyarakat lainnya," ujarnya.

Layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan mencakup berbagai poli spesialis, mulai dari kesehatan gigi, bedah mulut, telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), hingga layanan kesehatan lainnya yang tersedia di Rumah Sakit Bhayangkara.

Program itu terlaksana dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, unsur TNI, serta tenaga kesehatan dari berbagai instansi. Pelaksanaannya dilakukan serentak oleh jajaran Polda Lampung, Polresta, dan Polres di seluruh kabupaten/kota.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads