Hari Tasyrik Setelah Iduladha 2026 Lengkap Jadwal hingga Dalil Larangannya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Kamis, 28 Mei 2026 11:00 WIB
Ilustrasi hari Tasyrik. (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Setelah merayakan iduladha pada 10 Zulhijah, umat Islam akan bertemu dengan hari Tasyrik. Lantas, sudahkah detikers memahami makna dan jadwal dari hari tersebut?

Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah iduladha yang dilarang untuk berpuasa. Umat Islam dianjurkan untuk melakukan penyembelihan kurban pada ketiga hari tersebut.

Dilansir laman NU Online, tiga hari yang dimaksud Hari Tasyrik yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Ibnu Hajar Asqalani mengatakan penamaan Hari Tasyrik karena pada saat itu orang-orang menjemur daging untuk dijadikan dendeng.

Pendapat lain berkata, penamaan berasal karena hewan kurban tidak disembelih setelah matahari memancarkan sinarnya. Mereka juga berpendapat tasyrik merupakan takbir yang dilakukan setiap selesai salat.

Dalil mengenai Hari Tasyrik tertuang dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim. Disebutkan bahwa tasyrik sebagai hari makan dan minum, seperti ini bunyinya:

عَنْ نُبَيْشَةَ الْهُذَلِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَزَادَ فِي رواية وَذِكْرٍ لِلَّهِ

Artinya: "Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, Hari Tasyrik adalah hari makan, minum (pada riwayat lain), dan hari zikir,'" (HR Muslim).



Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork