Penjualan hewan kurban di Palembang, Sumatera Selatan, meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Peternak pastikan hewan kurban sehat sampai hari pelaksanaan.
Salah satu pemilik hewan kurban di Palembang yakni Owen mengatakan jumlah penjualan di tempatnya setiap harinya belum menentu. Dalam sehari, sambungnya, penjualan sapi bisa mencapai 3 hingga 10 ekor, sementara kambing dapat terjual hingga 20 ekor.
"Kalau per harinya enggak menentu sih. Kadang-kadang bisa lima, tujuh, 10, bisa tiga. Kambing ya kurang lebih samalah. Kadang bisa sampai 20 satu hari," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, harga kambing yang dijual berkisar mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 9 juta. Sedangkan harga sapi berada pada rentang Rp 18 juta hingga lebih dari Rp 70 juta, tergantung bobot hewan.
"Kalau sapi dari range harga tahun ini Rp 18 juta sampai harga Rp 70 juta lebih ada, dengan bobot 250 kilogram sampai 800 kilogram," katanya.
Menurut Owen, memasuki H-2 Idul Adha akan terjadi peningkatan pembelian hewan kurban. Dia berharap masyarakat yang memiliki rezeki lebih dapat berkurban.
"Menjelang H-2 harusnya melonjak, cuma pagi ini kelihatan masih banyak yang mencari. Harapannya semoga buat umat muslim lebih ada rezeki lebih, bisa kurban semua," ungkapnya.
Hal senada dikatakan penjual hewan kurban lainnya yakni Deni yang mengaku penjualan hewan di lokasinya meningkat menjelang Idul Adha.
"Cukup meningkat ya, apalagi menjelang H-2 Idul Adha. Dalam satu hari biasa terjual 5 sampai 10 sapi. Kalau untuk kambing banyak juga 15," ujar penjualan hewasn kurban di kawasan Kalidoni ini.
Dia berharap semakin mendekatinya Idul Adha pembeli semakin ramai dan hewan kurbannya bisa terjual.
"Ya harapannya mendekati Idul Adha pembeli ramai ya dan laris ya," ungkapnya.
Sementara itu salah satu calon pembeli Putra mengatakan dirinya sengaja mencari hewan kurban mendekati hari H Idhul Adha karena masih berdiskusi dengan keluarganya terlebih dahulu sebelum memilih hewan yang hendak dikurbankan.
"Untuk saat ini masih tanya-tanya dahulu, sengaja dekat hari H karena sebelumnya masih diskusi sama keluarga untuk memilih yang mana dibeli untuk nanti dikurbankan," ujarnya.
(csb/csb)
