Kabar duka kembali menyelimuti rombongan jamaah haji asal Sumatera Selatan di Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Palembang yang tergabung dalam Kloter 4 Embarkasi Palembang, Tarmidi Pitono Basuki (73) meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, Emmilya Rosa mengatakan almarhum meninggal dunia pada Sabtu (23/5/2026) pada pukul 22.51 WIB waktu Arab Saudi.
"Dengan adanya tambahan jemaah haji yang meninggal dunia tanah suci, total sudah tiga jemaah haji asal Sumsel yang meninggal di Tanah Suci," ujarnya, Minggu (24/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emmilya menjelaskan, tiga jemaah haji yang meninggal dunia tersebut berasal dari kloter berbeda. Jemaah pertama yakni Akib bin Sanan dari kloter 15 yang meninggal dunia pada 14 Mei 2026. Kemudian Aminah Katop Rahim bin Katip dari kloter 9 wafat pada 21 Mei 2026. Terakhir, Tarmidi Pitono Basuki dari Kloter 4 meninggal dunia pada 23 Mei 2026.
Selain itu, lanjut Emmilya, pihaknya juga mencatat masih ada dua jemaah asal Sumsel yang kini menjalani perawatan medis akibat mengalami gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi.
"Masih ada dua jemaah haji yang sedang dirawat karena kondisi kesehatan," katanya.
Emmilya mengingatkan seluruh jemaah agar lebih waspada terhadap cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang dapat memicu gangguan kesehatan, terutama bagi lanjut usia dan jemaah dengan penyakit bawaan.
"Untuk para jemaah diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat ini suhu sedang tinggi serta selalu menggunakan perlindungan diri seperti payung, topi, masker, maupun semprotan air untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat," imbaunya.
Selain itu, sambung Emmilya, jemaah juga diimbau memperbanyak konsumsi air putih sedikitnya delapan hingga sepuluh gelas setiap hari guna mencegah dehidrasi. Bila diperlukan, cairan elektrolit seperti oralit juga dianjurkan untuk menjaga stamina tubuh.
Khusus jemaah yang memiliki riwayat penyakit kronis, Emmilya meminta agar tetap disiplin mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter dan tidak menghentikan pengobatan selama menjalani ibadah haji.
"Jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh tidak fit. Jika mengalami keluhan kesehatan segera lapor kepada petugas kesehatan kloter agar bisa segera ditangani," ujarnya.
