Hujan deras mengguyur Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, hingga membuat debit air Sungai Lintang meluap. Akibat air banjir tersebut, membuat salah satu objek wisata di wilayah itu rusak parah dan jembatan gantung roboh.
Hujan deras yang terjadi di Empat Lawang sejak Kamis (21/5/2026) pagi, membuat air Sungai Lintang yang berada di perbatasan Desa Muara Tanding dan Muara Danau meluap.
Akibat luapan air yang memiliki arus yang kuat, membuat struktur jembatan gantung di kawasan Peraduan hingga roboh dan hanyut terbawa arus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya merobohkan jembatan, banjir bandang ini juga membuat fasilitas objek wisata Air Lintang Indah di Desa Muara Danau rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Empat Lawang Fero Ananta mengatakan, kemarin pada saat terjadi banjir pihaknya langsung menurunkan personel untuk standby penuh di lapangan.
Menurutnya berdasarkan data yang ada, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun terdapat satu objek wisata yang mengalami rusak parah akibat banjir tersebut.
"Korban jiwa nihil, hanya dua pondok yang terkena luapan dan obyek wisata rusak parah. BPBD masih terus komunikasi dengan camat dan kades," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).
Kata dia, Jumat pagi banjir yang menerjang wilayah Empat Lawang telah surut dan menyisahkan kerusakan yang cukup parah.
"Sudah surut, pak," katanya singkat.
Dengan adanya kejadian ini, dia mengimbau kepada warga yang tinggal di lereng perbukitan untuk peka dan waspada terhadap tanda-tanda awal tanah longsor, serta apabila adanya peningkatan debit air sungai yang disebabkan oleh hujan deras.
