Sungai Lintang Empat Lawang Meluap, Objek Wisata Rusak-Jembatan Gantung Roboh

Sumatera Selatan

Sungai Lintang Empat Lawang Meluap, Objek Wisata Rusak-Jembatan Gantung Roboh

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Jumat, 22 Mei 2026 11:30 WIB
Obek Wisata Lintang Indah rusak usai terkena luapan air Sungai Lintang, Empat Lawang, Sumatera Selatan
Objek Wisata Lintang Indah rusak usai terkena luapan air Sungai Lintang, Empat Lawang, Sumatera Selatan (Foto: Istimewa/BPBD Empat Lawang)
Empat Lawang -

Hujan deras mengguyur Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, hingga membuat debit air Sungai Lintang meluap. Akibat air banjir tersebut, membuat salah satu objek wisata di wilayah itu rusak parah dan jembatan gantung roboh.

Hujan deras yang terjadi di Empat Lawang sejak Kamis (21/5/2026) pagi, membuat air Sungai Lintang yang berada di perbatasan Desa Muara Tanding dan Muara Danau meluap.

Akibat luapan air yang memiliki arus yang kuat, membuat struktur jembatan gantung di kawasan Peraduan hingga roboh dan hanyut terbawa arus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya merobohkan jembatan, banjir bandang ini juga membuat fasilitas objek wisata Air Lintang Indah di Desa Muara Danau rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Empat Lawang Fero Ananta mengatakan, kemarin pada saat terjadi banjir pihaknya langsung menurunkan personel untuk standby penuh di lapangan.

ADVERTISEMENT

Menurutnya berdasarkan data yang ada, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun terdapat satu objek wisata yang mengalami rusak parah akibat banjir tersebut.

"Korban jiwa nihil, hanya dua pondok yang terkena luapan dan obyek wisata rusak parah. BPBD masih terus komunikasi dengan camat dan kades," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

Kata dia, Jumat pagi banjir yang menerjang wilayah Empat Lawang telah surut dan menyisahkan kerusakan yang cukup parah.

"Sudah surut, pak," katanya singkat.

Dengan adanya kejadian ini, dia mengimbau kepada warga yang tinggal di lereng perbukitan untuk peka dan waspada terhadap tanda-tanda awal tanah longsor, serta apabila adanya peningkatan debit air sungai yang disebabkan oleh hujan deras.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads