Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan memberikan bantuan penuh bagi keluarga korban kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Mulai dari pemulangan jenazah hingga fasilitas penginapan keluarga korban selama di Palembang.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, dr Trisnawarman mengatakan bantuan tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Sumsel untuk membantu meringankan beban keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung.
"Bapak Gubernur meminta keluarga korban yang masih berada di Palembang tetap difasilitasi. Saat ini mereka diinapkan di Hotel Amaris dan kebutuhan konsumsi juga ditanggung," katanya kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun pihak keluarga korban yang difasilitasi tersebut berasal dari Musi Rawas Utara (Muratara), Medan dan Jawa. Mereka masih berada di Palembang sambil menunggu hasil identifikasi DNA korban.
"Mereka akan difasilitasi sampai proses identifikasi selesai dan kembali ke daerah asal. Ada 8 keluarga korban yang saat ini masih berada atau menginap di Palembang," ujarnya.
Trisnawarman menjelaskan, nantinya Pemprov Sumsel juga membantu penyediaan peti jenazah bagi korban, yang nantinya akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah asal para korban, terkait pemulangan jenazah korban.
"Peti jenazah juga dibantu langsung oleh Bapak Gubernur dan sudah disiapkan untuk proses pemberangkatan nanti setelah hasil DNA keluar," tuturnya.
Sementara itu, satu jenazah korban asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sebelumnya telah dipulangkan melalui jalur darat dengan pengawalan aparat kepolisian.
Korban sebelumnya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Rupit setelah menjalani perawatan, sehingga identitas korban telah diketahui.
