Dua korban kecelakaan maut Bus ALS di Jalinsum, Kabupaten Muratara, Sumateta Selatan (Sumsel), yakni Jumiatun (35), dan Ngadiono (44) sudah mulai membaik. Rencananya, mereka akan menjalani operasi kedua pada Senin (11/5/2026).
Saat ini, kedua korban selamat masih masih menjalani perawatan di ICU RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Sumsel.
"Kedua korban akan menjalani operasi kedua pada Senin mendatang. Pertama, mereka menjalankan operasi di RSUD Rupit," ujar Karumkit RS Bhayangkara Palembang, Kombes dr Budi Susanto, Sabtu (9/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan, operasi kedua ini merupakan tindakan medis untuk mengangkat jaringan mati pada tubuh korban. Operasi kedua ini harus dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa jaringan mati pada kulit korban yang terbakar.
"Kami sampaikan juga bahwa dalam kasus luka bakar bukan hanya kulit saja yang terbakar tetapi benda lain juga yang menempel pada tubuh korban," jelasnya.
Budi mengatakan saat ini kondisi kedua korban dalam proses pemulihan karena luka bakar yang mereka derita. Untuk korban Jumiatun mengalami luka bakar sebanyak 90 persen sementara Ngadiono mengalami luka bakar sebanyak 80 persen.
"Kondisi Jumiatun lebih buruk karena mengalami trauma di area saluran pernapasan dan saluran cerna," ujarnya.
Tindakan medis yang dilakukan kepada korban Jumiatun diberikan alat bantu medis berupa ventilator untuk memastikan saluran pernafasannya berfungsi secara normal. Pihaknya berharap kondisi korban akan terus membaik dalam waktu dekat.
"Korban pakai alat bantu napas ventilator dan kondisi korban kita tidurkan dengan obat tidur supaya tidak merasakan nyeri yang hebat atau komplikasi akibat syok," jelasnya.
Sedangkan, untuk korban Ngadiono saat ini terus menunjukan perbaikan kondisi kesehatan setelah dievakuasi menggunakan helikopter dari RSUD Rupit beberapa waktu lalu.
"Ngadiono sudah bisa berkomunikasi dan sudah bisa makan bubur," ujarnya.
