Lima dari enam belas korban kecelakaan Bus ALS dengan truk tangki BBM terjadi di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, sudah terindentifikasi. Sementara, sebelas korban lainnya belum terindentifikasi.
Diketahui kejadian tersebut terjadi di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Muratara AKP M Karim mengatakan saat ini baru ada 5 jenazah yang diketahui identitasnya yakni sopir Bus ALS bernama Alif dan dua penumpang bus yaitu M Fadli dan Saf. Sementara sopir truk tangki BBM yakni Yanto dan keneknya Martini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara untuk identitas korban lainnya belum diketahui, masih dicari identitasnya dulu. Besok dicek di labfor baru nanti dibuka dan dicek, mungkin akan dipanggil atau diumumkan ke keluarga identitasnya," jelasnya.
Kata dia, pihaknya sudah mengevakuasi 16 jenazah yang terlibat dalam kecelakaan itu ke Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau.
"Sementara jenazah kita letakkan di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. Besok Tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polda Sumsel datang untuk mengidentifikasi jenazah tersebut," katanya
"Ada 16 jenazah yakni 14 di Bus ALS dan 2 di truk tangki minyak. Korban meninggal terbakar semua. Yang selamat ada 4 orang di mana 3 orang mengalami luka bakar parah dan 1 orang mengalami luka ringan," sambungnya.
Dugaan Tabrakan
Karim mengungkapkan, dugaan kecelakaan karena Bus ALS oleng ke jalur berlawan diduga hendak menghindari lubang.
"Keterangan dari kernet bus yang selamat, bus sempat oleng ke kanan. Diduga menghindari lubang hingga akhirnya masuk ke jalur orang dan menyebabkan bus beradu kambing dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan," ungkapnya.
Karim mengatakan saat ini kedua kendaraan tersebut sudah dipindahkan dari badan jalan dan aktivitas lalu lintas di TKP sudah kembali lancar.
