Bahaya Konsumsi Gorengan di Pagi Hari Beserta Penyakitnya

Bahaya Konsumsi Gorengan di Pagi Hari Beserta Penyakitnya

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Sabtu, 25 Apr 2026 07:00 WIB
Gorengan, the popular and traditional Javanese side dish of food deep-fried in batter; a typical dish served in Nasi Kucing fare. This fritter dish consists of mixed vegetable fritters on the left and tempeh fritters on the right. Fritters are served with small green chili peppers. The dish is served on a woven bamboo plate lined with banana leaf. It is placed on a wooden table lined with recycled brown paper. In the background is a Javanese batik curtain.
Ilustrasi gorengan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/MielPhotos2008)
Palembang -

Gorengan seperti bakwan, tahu isi, tempe dan pisang goreng memang menjadi pilihan sarapan praktis bagi banyak orang. Rasanya gurih dan harganya terjangkau. Namun, secara medis, konsumsi gorengan di pagi hari tidak dianjurkan, terutama jika dilakukan secara rutin.

Hal ini karena kondisi tubuh di pagi hari masih dalam fase adaptasi setelah berpuasa semalaman, sehingga sistem pencernaan dan metabolisme belum siap menerima makanan tinggi lemak.

Berikut detikSumbagsel telah siapkan mengapa gorengan tidak baik dikonsumsi pada pagi hari, simak sampai akhir ya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahaya Gorengan di Pagi Hari

Dilansir laman Puskesmas Labuapi, berikut bahaya dari gorengan yang dikonsumsi di pagi hari.

1. Sistem Pencernaan Masih "Bangun"

Setelah tidur semalaman, tubuh berada dalam kondisi kosong dan sistem pencernaan bekerja lebih lambat, sehingga makanan tinggi lemak seperti gorengan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Jika langsung dikonsumsi saat perut kosong. Maka, lambung bekerja lebih keras sehingga proses pencernaan melambat dan memicu iritasi lambung

ADVERTISEMENT

2. Kandungan Lemak Trans dan Minyak Jelantah

Gorengan umumnya dimasak dengan minyak yang dipakai berulang kali atau biasa disebut minyak jelantah Minyak yang dipanaskan berulang akan menghasilkan lemak trans atau lemak tak jenuh yang dapat berbahaya bagi kesehatan akibat meningkatkan kolesterol jahat.

3. Memicu Lonjakan Asam Lambung

Gorengan dapat merangsang produksi asam lambung, akibat lemak memperlambat pengosongan lambung sehingga asam lambung bertahan lebih lama dan akhirnya, perut akan terasa tidak nyaman, mual, dan beresiko maag meningkat.

4. Rendah Nutrisi, Tinggi Kalori

Gorengan mengandung kalori tinggi, lemak tinggi, minim serat dan vitamin. Dampaknya tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk memulai aktivitas harian.

Penyakit Akibat Konsumsi Gorengan Pagi Hari

Dilansir Kemenkes berikut penyakit dari konsumsi gorengan pada pagi hari bila tidak diperhatikan.

1. Gastritis (Maag)

Gastritis atau maag adalah peradangan pada lapisan dinding lambung, konsumsi gorengan di pagi hari saat perut kosong dapat memicu kondisi ini karena makanan tinggi lemak membutuhkan waktu cerna yang lama dan merangsang produksi asam lambung berlebih.

Secara medis, lemak akan memperlambat pengosongan lambung (gastric emptying), sehingga asam lambung bertahan lebih lama di dalam lambung. Hal ini dapat mengiritasi mukosa lambung, terutama jika dilakukan secara rutin. Jika terus dibiarkan, maag bisa berkembang menjadi luka pada lambung.

2. Kolesterol Tinggi

Gorengan mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi, terutama jika dimasak dengan minyak jelantah. Lemak ini meningkatkan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat dalam darah.

LDL yang tinggi dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak, sehingga dapat berakibat penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) dan gangguan aliran darah.

3. Obesitas

Gorengan memiliki kalori tinggi namun rendah nutrisi. Selain itu, makanan berlemak tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama karena rendah serat dan protein.

Pada akhirnya, tubuh akan terasa cepat lapar kembali sehingga asupan kalori harian menjadi berlebih. Akibatnya, terjadi penumpukan lemak di tubuh sehingga meningkatkan berat badan dan mengganggu metabolisme.

4. Penyakit Jantung

Konsumsi lemak trans secara berlebihan dapat merusak lapisan dalam pembuluh darah (endotel). Hal ini memicu proses peradangan dan pembentukan plak di arteri.

Proses ini disebut aterosklerosis, yang dapat menghambat aliran darah ke jantung, sehingga dapat berakibat serangan jantung, gagal jantung, atau stroke

5. Gangguan Pencernaan

Makanan berminyak memperlambat kerja sistem pencernaan. Lemak membutuhkan enzim dan waktu lebih lama untuk dicerna dibanding karbohidrat atau protein.

Akibatnya mengkonsumsi gorengan pada pagi hari, proses pencernaan menjadi lambat dan terjadi fermentasi makanan di usus. Dampaknya, perut kembung, Sembelit, hingga diare, ini sering terjadi jika gorengan dikonsumsi saat perut kosong.

6. Diabetes Tipe 2

Konsumsi makanan tinggi lemak dan kalori dapat menyebabkan resistensi insulin, yaitu kondisi di mana sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik. Akibatnya, gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel dan kadar gula darah meningkat, lemak berlebih juga memicu peradangan kronis yang memperburuk kondisi ini.

7. Kanker (Risiko Jangka Panjang)

Minyak yang dipanaskan berulang kali menghasilkan zat berbahaya seperti akrilamida, radikal bebas, dan senyawa karsinogenik. Zat ini dapat merusak sel tubuh dan DNA selain itu, dalam jangka Panjang akan memicu mutasi sel sehingga meningkatkan risiko kanker.

Konsumsi gorengan, terutama di pagi hari, dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Mulai dari gangguan pencernaan hingga penyakit kronis seperti jantung dan diabetes.

Masalah utamanya adalah kandungan lemak tinggi, minyak jelantah, dan rendahnya nilai gizi. Solusi terbaik adalah mengganti gorengan dengan sarapan sehat yang lebih bergizi agar tubuh mendapatkan energi optimal tanpa resiko kesehatan.

Demikian rangkuman mengenai apa bahaya dari serapan gorengan pada pagi hari, semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Tanda-tanda Seseorang Alami Kolesterol Kambuh"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads