11 Tips Turunkan Kolesterol Tinggi agar Terhindar dari Pemicu Penyakit Serius

11 Tips Turunkan Kolesterol Tinggi agar Terhindar dari Pemicu Penyakit Serius

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Senin, 23 Mar 2026 23:31 WIB
Cholesterol blocked artery with heart. 3d illustration
Ilustrasi kolesterol dalam tubuh. (Foto: Getty Images/Mohammed Haneefa Nizamudeen)
Palembang -

Kadar kolesterol tinggi dapat memicu berbagai penyakit serius seperti stroke dan jantung. Karena itu, bagi yang khawatir perlu memahami tips turunkan kolesterol berikut ini.

Dilansir laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), banyak orang yang beranggapan penyakit kolesterol hanya menyerang yang sudah tua atau memiliki berat badan berlebih. Faktanya, penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan tak mengenal usia bahkan kondisi badan.

Saat ini, banyak ditemui penderita kolesterol dialami oleh anak muda dengan kondisi badan yang tidak gemuk. Penyebab kolesterol tinggi adalah kandungannya di dalam darah melebihi batas normal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenal Kolesterol Tinggi

Kolesterol merupakan senyawa lemak berlilin yang diproduksi dalam hati. Ada pula yang berasal dari berbagai jenis makanan. Kondisi kolesterol tinggi bisa sangat berbahaya karena akan berisiko untuk terserang penyakit serius.

Mengetahui kadar kolesterol dalam darah mesti memeriksa tekanan darah secara rutin ke tenaga kesehatan. Berikut kategori kadar kolesterol dalam darah (mg/dL):

ADVERTISEMENT

Kolesterol Total
Normal: < 200
Batas tinggi: 200-239
Tinggi: > 240
LDL (Kolesterol Jahat)
Optimal: < 100
Hampir tinggi: 130-159
Tinggi: > 160
HDL (Kolesterol Baik)
Baik: > 60
Rendah (berisiko): < 40
Trigliserida
Normal: < 150
Tinggi: > 200

Bila sudah terlanjur tinggi, kadar kolesterol dapat diturunkan dengan berbagai cara selain obat-obatan, misalnya mengatur pola makan dan mengonsumsi buah segar alami.

Selain itu, bisa juga mengikuti 11 tips berikut ini untuk mendapatkan manfaat secara maksimal. Simak!

11 Tips Turunkan Kolesterol Tinggi

1. Kurangi konsumsi asupan yang tinggi lemak jenuh. Makanan yang mengandung kolesterol tinggi diantaranya adalah otak, kuning telur, daging berlemak, jeroan, seafood seperti kerang, kepiting & udang, margarin, sawit, susu sapi murni, keju, ayam goreng cepat saji, dan gorengan.

2. Untuk meningkatkan HDL, sebaiknya konsumsi asupan yang mengandung lemak tak jenuh yang terdapat dalam lemak nabati seperti kacang-kacangan dan hasil olahannya (tahu, tempe dll). Dari jenis buah-buahan yang mengandung lemak tak jenuh adalah alpukat.

3. Batasi penggunaan makanan yang tinggi natrium/sodium seperti: garam dapur, tauco, terasi, bumbu penyedap, MSG/vetsin, makanan yang diolah dengan banyak garam, makanan kalengan, buah yang diawetkan, pengawet daging, dan lain-lain.

4. Porsi makanan kecil dengan frekuensi 6-8 kali perhari

5. Bentuk makanan sedang (tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin)

6. Hindari makanan dan minuman yang merangsang pencernaan seperti: makanan pedas, kopi, soft drink.

7. Selain dari jenis makanan, perlu diperhatikan juga cara memasaknya. Sebaiknya hindari memasak menggunakan minyak. Dianjurkan memasak memasak dengan cara direbus, dikukus atau dipepes. Jika terpaksa menggunakan minyak, gunakan minyak dapati seperti minyak jagung dan minyak kedelai. Jangan gunakan minyak untuk menggoreng berkali-kali.

8. Suhu makanan sedang (tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin).

9. Seimbangkan asupan makanan sumber natrium, kalium, dan magnesium untuk menjaga kestabilan fungsi jantung

10. Ganti snack/cemilan dengan buah-buahan segar atau sayur-sayuran

11. Kurangi kebiasaan makan junk food dan fast food yang kurang mengandung serat makanan dan memiliki kadar LDL yang tinggi.

Fungsi Kolesterol dalam Tubuh

Dikutip laman Kemenkes, tubuh manusia dapat memproduksi seluruh kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh. Terdiri dari lemak yang dapat bersirkulasi di dalam tubuh dengan bantuan protein membentuk ikatan yang disebut Lipoprotein .

Lipoprotein memiliki 2 jenis yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density Lipoprotein (HDL) memiliki fungsi yang berbeda. LDL berguna untuk mengangkut kolesterol ke seluruh jaringan tubuh dan pembuluh darah, sedangkan HDL memiliki peran mengangkut kolesterol ke liver untuk dibuang dari tubuh.

Semakin tinggi kadar LDL dan HDL dalam darah, maka akan semakin beresiko terkena penyakit jantung. Menurut Kementerian Kesehatan, kadar dari kolesterol LDL yang ideal adalah kurang dari 100 mg/dL dan sangat berbahaya jika mencapai 160 mg/dL ke atas. Sedangkan, Kolesterol HDL ideal pada angka 60 mg/dL dan berbahaya jika berada di bawah 40 mg/dL.

Kolesterol dapat meningkat ketika tubuh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh dan lemak trans yang sering ditemui pada bahan hewani dan produk yang mengandung lemak yang tinggi.

Itulah penjelasan mengenai tips menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh yang terlalu tinggi. Semoga bermanfaat, ya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Tanda-tanda Seseorang Alami Kolesterol Kambuh"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads