Pelajar SD di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan bernama Arsa (11) yang dikabarkan tenggelam di Sungai Rawas selama 7 hari akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono mengatakan korban ditemukan di Depan Masjid Jamik, Desa Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara, Sumsel pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 07.05 WIB.
"Alhamdulillah korban Arsya sudah di temukan pagi tadi. Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," katanya, Rabu (22/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mugono menjelaskan korban ditemukan oleh masyarakat Desa Lesung Batu yang sedang mandi di sungai. Mayat korban ditemukan sejauh 14 km dari lokasi awal korban tenggelam.
"Korban ditemukan dengan jarak sekitar 14 km dari lokasi awal dia tenggelam. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Rawas Ulu Iptu Harry Soeharto. Ia mengatakan setelah ditemukan oleh warga, korban dibawa ke Puskesmas Rawas Ulu untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan kemudian dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.
"Atas permintaan keluarga, jenazah tidak di lakukan visum atau autopsi. Jenazah korban sekarang sudah di bawa ke rumah duka di Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu untuk dilakukan pemakaman," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar sekolah dasar di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan bernama Arsa dikabarkan tenggelam di Sungai Rawas saat mandi. Saat ini warga setempat bersama pihak terkait masih melakukan proses pencarian terhadap korban.
Kejadian tersebut terjadi di Sungai Rawas, Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara, Sumatera Selatan pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dari informasi yang dihimpun, saat itu korban diketahui sedang mandi bersama sejumlah temannya di aliran Sungai Rawas. Tidak lama kemudian korban diduga hanyut di aliran sungai tersebut hingga akhirnya tenggelam.
