Penyebab Insomnia, Gejala, Bahaya, dan Cara Efektif Mengatasinya

Penyebab Insomnia, Gejala, Bahaya, dan Cara Efektif Mengatasinya

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Minggu, 19 Apr 2026 12:01 WIB
Ilustrasi insomnia bergadang
Foto: Ilustrasi imsonia (Getty Images/iStockphoto/Tero Vesalainen)
Palembang -

Gangguan tidur atau biasa disebut insomnia merupakan suatu hal yang paling umum dialami banyak orang.

Kondisi ini tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga dapat berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental jika dibiarkan terus-menerus.

Oleh karena itu, detikSumbagsel telah rangkum penting untuk memahami apa itu insomnia, penyebabnya, gejalanya, hingga cara mengatasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Insomnia?

Melansir dari situs Kemenkes, insomnia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk tidur, sulit mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi dan tidak bisa kembali tidur. Meski terlihat sepele, insomnia dapat mengganggu kualitas hidup jika terjadi dalam jangka panjang.

Insomnia juga dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu tidak dapat memulai tidur, tidak bisa mempertahankan tidurnya atau sering terjaga saat tidur, dan ada yang bangun secara dini serta tidak dapat kembali tidur.

ADVERTISEMENT

Insomnia bisa bersifat:

β€’ Akut (sementara, biasanya karena stres)

β€’ Kronis (berlangsung lebih dari 3 bulan)

Penyebab Insomnia

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan insomnia antara lain:

1. Stres dan kecemasan

Didera kegelisahan yang mendalam dan memikirkan banyak hal yang dihadapi, membuat pikiran akan terus aktif membuat otak sulit beristirahat.

2. Pola tidur tidak teratur

Sering begadang atau jam tidur berubah-ubah membuat tubuh terbiasa dengan rutinitas tersebut dapat mengganggu tubuh untuk menentukan kapan harus beristirahat.

3. Konsumsi kafein berlebihan

Minuman seperti kopi atau the maupun alkohol adalah zat stimulan dapat mengganggu kualitas tidur.

4. Penggunaan gadget sebelum tidur

Cahaya biru dari layar dapat menghambat produksi hormon melatonin.

5. Masalah kesehatan

Seperti nyeri kronis, asam lambung, atau gangguan mental seperti depresi dapat membuat tubuh sulit untuk beristirahat.

6. Lingkungan tidur yang tidak nyaman

Suara bising, cahaya terang, atau suhu ruangan yang tidak ideal dapat membuat tubuh terus terjaga dan terbiasa untuk terus terjaga akan berakibat menjadi sulit tidur.

7. Kurang Olahraga

Olahraga dapat melepas energi di tubuh, namun jika energi tersebut tidak dilepaskan akan berakibat tubuh tidak merasa lelah dan terus terjaga.

Gejala Insomnia

Gejala insomnia bisa berbeda pada setiap orang, namun umumnya meliputi:

β€’ Sulit memulai tidur di malam hari

β€’ Sering terbangun di tengah malam

β€’ Bangun terlalu pagi

β€’ Tubuh terasa lelah saat bangun

β€’ Mengantuk di siang hari

β€’ Sulit berkonsentrasi

β€’ Mudah marah atau emosional

Jika gejala ini terjadi terus-menerus, sebaiknya segera ditangani.

Bahaya Insomnia bagi Kesehatan

Insomnia yang tidak ditangani dapat menimbulkan berbagai masalah serius, seperti:

1. Menurunnya daya tahan tubuh

Tubuh lebih mudah terserang penyakit.

2. Gangguan mental

Meningkatkan risiko stres, depresi, dan kecemasan.

3. Penurunan konsentrasi

Berbahaya terutama saat bekerja atau berkendara.

4. Risiko penyakit kronis

Seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung.

5. Penurunan kualitas hidup

Produktivitas menurun dan aktivitas terganggu.

Cara Mengatasi Insomnia Secara Efektif

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi insomnia:

1. Atur jadwal tidur

Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

2. Hindari gadget sebelum tidur

Minimal 30-60 menit sebelum tidur.

3. Batasi konsumsi kafein

Hindari kopi atau teh di malam hari.

4. Relaksasi sebelum tidur

Seperti meditasi, membaca, atau mendengarkan musik tenang.

5. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman

Gunakan pencahayaan redup dan suhu ruangan yang sejuk.

6. Rutin berolahraga

Namun hindari olahraga berat menjelang tidur.

7. Perhatikan pola makan

Hindari makan berat sebelum tidur.

8. Konsultasi ke dokter

Jika insomnia berlangsung lama, segera periksa ke tenaga medis.

Insomnia adalah gangguan tidur yang tidak boleh dianggap sepele. Dengan memahami penyebab, gejala, dan bahayanya, kita dapat mengambil langkah tepat untuk mengatasinya.

Menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, dan menciptakan rutinitas tidur yang baik adalah kunci utama untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Demikian rangkuman dari detikSumbagsel, semoga detikers dapat bermanfaat dan menambah wawasan mengenai kesehatan tidurnya.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads