Lirik Lagu "Rabun Jauh" Bernadya yang Trending di YouTube dan Maknanya

Lirik Lagu "Rabun Jauh" Bernadya yang Trending di YouTube dan Maknanya

Nadiya - detikSumbagsel
Minggu, 19 Apr 2026 07:00 WIB
Bernadya
Foto: Bernadya (Bernadya/Juni Records)
Palembang -

Penyanyi muda berbakat Bernadya kembali merilis karya terbaru berjudul "Rabun Jauh". Lagu ini langsung mencuri perhatian dan berhasil masuk jajaran trending YouTube Indonesia, bahkan menempati posisi kedua.

Dirilis pada 13 April 2026, Rabun Jauh menjadi single kedua setelah lagu "Kita Buat Menyenangkan" yang lebih dulu hadir di awal tahun. Lagu ini juga menjadi bagian dari perjalanan menuju album kedua Bernadya.

Dengan lirik yang sederhana namun emosional, lagu ini banyak menarik perhatian pendengar. Kalau kamu penasaran dengan lirik dan maknanya, yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lirik Lagu Rabun Jauh - Bernadya

Berikut lirik lagu Rabun Jauh dari Bernadya:

[Verse 1]
Rabun jauh dari dulu
Tapi tak pernah mengganggu
Malah itu yang kubutuh
Sedikit kurangi demam panggung

ADVERTISEMENT

[Verse 2]
Namun khusus kota itu
Kupakai kacamataku
Sambil terus bersenandung
Terus mencari dari jauh

[Pre-Chorus]
Berharap kau ada berdiri di situ
Di salah satu panggungku di kotamu

[Chorus]
Berharap kau ada di antara lautan manusia
Masih dengan tatapanmu yang sama
'Kan tetap kukenali dengan mudah
Meski penglihatanku tak sempurna

[Verse 3]
S'moga tiba tepat waktu
Sebelum lagu ketujuh
Yang satu ini untukmu
Kutulis agar kau tahu

[Pre-Chorus]
Bahwa tiada lagi yang lebih kutunggu
Dari tatap banggamu untukku

[Chorus]
Berharap kau ada di antara lautan manusia
Masih dengan tatapanmu yang sama
'Kan tetap kukenali dengan mudah
Meski penglihatanku tak sempurna

Kau datang menyamar pun masih bisa kutemukan
Tanpa melihat kutahu kau ada
Kedip radarku pasti 'kan menyala
Sayangnya kali ini ia diam

Makna Lagu Rabun Jauh Bernadya

Lagu Rabun Jauh mengangkat tema sederhana namun sangat emosional, yaitu tentang kerinduan terhadap seseorang yang sudah tidak lagi dekat. Lagu ini ditulis oleh Bernadya bersama Rendy Pandugo dan Kamga.

Secara konsep, lagu ini ditulis dari sudut pandang seorang penyanyi di atas panggung. Ia berharap bisa menemukan sosok yang dirindukannya di antara keramaian penonton, meskipun tidak dapat melihat dengan jelas.

Menariknya, istilah "rabun jauh" dalam lagu ini bukan hanya menggambarkan kondisi fisik, tetapi juga menjadi metafora emosional. Seseorang terkadang memilih "tidak melihat" kenyataan agar perasaan terasa lebih ringan.

Bernadya menjelaskan, lagu ini juga menyentuh soal pilihan untuk "melihat" atau justru "tidak melihat" kenyataan.

"Kadang kita sengaja 'tidak melihat' supaya semuanya terasa lebih ringan. Tapi di 'Rabun Jauh', justru ada momen di mana kita memilih untuk melihat dengan jelas dan menerima kenyataannya, walaupun itu menyakitkan," ujar Bernadya.

Makna ini membuat lagu Rabun Jauh terasa sangat dekat dengan banyak orang, terutama mereka yang sedang belajar berdamai dengan kenyataan yang tidak sesuai harapan.

Pada akhirnya, lagu ini menunjukkan proses penerimaan. Ketika harapan tidak terwujud, seseorang harus menghadapi kenyataan bahwa sosok yang dinantikan memang tidak hadir.

Ada beberapa alasan mengapa lagu ini langsung trending di YouTube Indonesia. Salah satunya adalah karena liriknya yang relatable dan dekat dengan pengalaman banyak orang.

Selain itu, aransemen musik yang minimalis membuat emosi lagu terasa lebih kuat. Dengan hanya mengandalkan nuansa balada yang intim, vokal Bernadya menjadi fokus utama dalam menyampaikan pesan lagu.

Visual video lirik yang menampilkan kesan buram juga memperkuat makna "rabun" dalam lagu. Hal ini membuat lagu terasa lebih dalam dan mudah diingat oleh pendengar.

Lagu Rabun Jauh dari Bernadya bukan sekadar lagu tentang cinta, tetapi juga tentang harapan dan kenyataan yang harus diterima.

Dengan lirik yang jujur dan aransemen yang sederhana, lagu ini berhasil menyentuh banyak hati pendengar. Tidak heran jika Rabun Jauh langsung trending dan banyak dicari.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads