Hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung sejak sore hingga malam ini, Selasa (14/4/2026). Akibatnya, banjir terjadi di hampir seluruh kecamatan di Bandar Lampung.
Pantauan detikSumbagsel terjadi kemacetan di pusat perkotaan karena luapan air yang memenuhi jalan. Selain itu, ratusan rumah warga pun ikut terdampak.
Ketinggian air akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari bervariasi dengan ketinggian lutut hingga dada orang dewasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zainal, warga Kecamatan Sukarame, menyampaikan kritik kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ia menilai wali kota harus bertanggung jawab atas permasalahan banjir yang kerap terjadi.
"Wali Kota harus bertanggung jawab. Banjir di Bandar Lampung sudah sering terjadi, bahkan beberapa kali menyebabkan korban jiwa. Ini harus menjadi perhatian serius," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Sarinah (25), warga Kecamatan Way Halim. Ia mengaku banjir kerap terjadi setiap kali hujan deras melanda Kota Bandar Lampung. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
"Kalau hujan deras, jalan langsung tergenang. Kami berharap ada solusi nyata dari pemerintah agar banjir ini tidak terus terulang, ini saya juga belum tahu keadaan rumah saya," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Sayuti, warga Kecamatan Kaliawi. Ia menuturkan genangan air menyebabkan kemacetan parah dan mengganggu aktivitas warga.
"Rumah banjir, perabotan rusak. Jalan macet karena banjir, lengkap pokoknya. Ini banyak kendaraan terjebak masyarakat yang terjebak air di jalan, banyak mogok," timpalnya.
