Hari Kartini termasuk salah satu peringatan nasional yang dilakukan setiap tahun. Momen ini menjadi ajang yang dinanti-nanti bagi kalangan perempuan. Lalu, kapan perayaan Hari Kartini 2026?
Pemerintah menjadikan Hari Kartini sebagai momen penting karena untuk memperingati kelahiran Raden Ajeng (RA) Kartini sebagai pelopor perempuan Indonesia yang memperjuangkan hak kesetaraan.
Berikut detikSumbagsel berikan ulasan sejarah Hari Kartini hingga makan perayaannya. Simak penjelasan lengkap di bawah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal Peringatan Hari Kartini
Dilansir situs Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan, peringatan Hari Kartini jatuh setiap tanggal 21 April. Momen ini sebagai bentuk penghormatan kepada RA Kartini yang merupakan pahlawan perempuan dan pejuang emansipasi wanita di Indonesia.
RA Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah pada 21 April 1879. Ia dikenal sebagai wanita yang mempelopori kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Menurutnya, perempuan memiliki hak dan kapabilitas yang sama untuk melakukan suatu hal yang bisa dilakukan laki-laki.
Sejarah Hari Kartini Diperingati 21 April
Dalam buku Perempuan-perempuan Pengukir Sejarah karya Mulyono Atmosiswarto Putra menyebutkan pada 2 Mei 1964 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964, pemerintah menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.
Hari lahir Kartini yakni 21 April turut ditetapkan sebagai hari besar yang kemudian dikenal dengan Hari Kartini. Perayaan ini diperingati setiap tahun sebagai bentuk menghormati dan mengenang sosok RA Kartini serta perjuangannya terhadap emansipasi manusia.
Pada era Kartini, kaum perempuan mengalami penindasan secara fisik dan mental. Bahkan mereka dipandang sebelah mata karena status sosial yang dianggap rendah. Perempuan Indonesia terbelenggu dengan adat, belum diizinkan menentukan jodoh sendiri, dan dididik untuk mengurusi hal-hal terkait dengan urusan rumah tangga.
Melihat kondisi tersebut, Kartini berupaya untuk menegakkan semangat dan membuktikan bahwa perempuan mampu melakukan kegiatan yang dianggap tidak bisa dilakukan. Berkat Kartini, perempuan bisa mendapatkan kesetaraan untuk bebas berkarya, mengutarakan mimpinya, mewujudkan ide-ide kreatif, menyalurkan bakat, membuat gerakan, menyuarakan hasil pemikiran yang bermanfaat dalam segala bidang.
Gagasan yang dibawa Kartini pada masa itu menjadikan perempuan melawan stereotip dimana perempuan tidak harus berdiam diri di rumah, menjadi ibu rumah tangga, atau hanya mengurusi bagian dapur. Ia mewujudkan mimpi perempuan bisa memperoleh pendidikan, pekerjaan, dan mengejar cita-cita setinggi langit.
Makna Peringatan Hari Kartini
Memaknai peringatan Hari Kartini tidak terlepas dari perjuangang dilakukan RA Kartini pada masanya. Untuk itu, inilah sederet makna peringatan Hari Kartini yang mesti dipahami.
1. Kesetaraan dan Hal Pendidikan
Kartini memperjuangkan kesetaraan perempuan dalam meraih pendidikan. Ia melawan diskriminasi yang akhirnya mendorong perempuan modern saat ini untuk berani lepas dari stereotip yang mengatakan bahwa perempuan ujungnya jadi ibu rumah tangga.
Perjuangan Kartini membuat semua perempuan tidak perlu ragu untuk melanjutkan pendidikan hingga ke tinggi tertinggi. Hal ini memicu mereka untuk mengupayakan menggapai cita-cita setinggi langit.
2. Membuka Kesempatan Perempuan Berkarya
Selain pendidikan, perempuan berhak untuk berkarya. Keinginan Kartini untuk menghilangkan cap perempuan berakhir di dapur dan mengurus rumah, perlahan tercapai. Banyak dari perempuan yang sadar akan keinginan untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat yang ada.
Adanya peringatan Hari Kartini membuka ruang penyetaraan bagi perempuan modern untuk bisa berkarya seperti pria. Mereka bebas berekspresi, mengutarakan mimpi, mewujudkan ide kreatif, menyalurkan bakat, membuat gerakan, menyuarakan hasil pemikiran, dan bermanfaat untuk sekitarnya.
3. Mendorong Perempuan untuk Percaya Diri dalam Berkarir
Era digital saat ini menjadi peluang yang besar untuk perempuan meniti karir. Perempuan bisa bekerja dengan berbagai bentuk dan cara yang beragam. Perempuan terdorong untuk melawan stereotip melalui prestasi dalam ranah pekerjaan, mengemabngkan potensi diri, berkarir, dan bukan hanya sekedar mencari uang.
Perempuan modern memiliki semangat juang tinggi, kepercayaan diri, yakin terhadap kemampuan yang dimiliki, dan memiliki keinginan untuk memerdekaan diri serta prinsip hidup yang kuat.
4. Membangkitkan Kualitas Hidup
Adanya semangat Kartini yang digaungkan setiap sekali setahun menjadi para perempuan berkumpul untuk saling menguatkan. Semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk meningkatkan kualitas hidup, akan membuatnya semakin kuat dan berdaya.
Simak Video "Video: Perjuangan di Ujung Canting Siti Laela"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)
