Perbaikan jalan di Gasing, Banyuasin, Sumatera Selatan, menimbulkan kemacetan parah hingga simpang Bandara SMB II Palembang. Selain itu, truk terperosok juga menjadi penyebab kemacetan tersebut.
Kemacetan yang terjadi sempat membuat warga yang ingin ke Bandara SMB II terpaksa berjalan kaki agar bisa sampai ke bandara.
Kepala Satker PJN I BBPJN Sumsel Alfredo Lukman membenarkan adanya kemacetan panjang Palembang-Pelabuhan TAA, Banyuasin. Kata dia, kemacetan ini terjadi karena ada mobil truk yang masuk ke dalam saluran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya benar macet, itu karena ada mobil trk masuk saluran. Namun, sudah di evakuasi tadi pagi. Di lokasi pekerjaan juga sudah lancar," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Menurut Alfredo, di jalan menuju Pelabuhan TAA ada rehab jalan, betonnya dibuka dulu dan dirigid baru. Sebelum diganti baru jadi jalanya dibongkar.
Untuk panjang perbaikannya sekitar 80 meter. Untuk rencananya kata Alfredo, ada beberapa titik yang akan diperbaiki. Namun, untuk perbaikan jalan ini memang ada yang dekat dengan pusat kemacetan seperti di jalan Jalan Talang Jambe-Talang Keramat.
"Jadi macetnya tadi itu sebenernya kumulatif antara macet normal, plus ada truk yang terperosok jadinya macet,"ujarnya.
Alfredo menyebut, karena adanya perbaikan jalan ini jadi pihaknya berkoordinasi dengan Polda Sumsel untuk melakukan rekayasa lalu lintas dengan cara buka tutup jalan agar tidak tidak menimbulkan kemacetan yang cukup parah.
"Kami sudah minta temen-tenan di lapangan untuk menutup galian yang pecah itu dengan aggregat biar jalannya dibuka full lagi dulu," ujarnya.
Jadi, lanjut Alfredo sementara waktu perbaikannya disetop dulu dan jalan yang pecah tadi ditutup aggregat. Pengendara yang melintas bisa full lagi seperti biasa.
"Insyallah satu sampai dua hari ini pengerjaannya di tunda dulu, galian yang pecah kami tutup dulu full dengan aggregat," ungkapnya.
Ditambahkan Alfredo, usai jalan di tutup sementara, teknis pelaksanaan pengerjaan jalan akan berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Sumsel saat pengerjaan kembali dilakukan agar menekan kemacetan.
"Setelahnya kami akan berkoordinasi dengan teknis pelaksanaan dan Dirlantas Polda Sumsel agar saat perbaikan di mulai lagi potensi kemacetan bisa kita tekan,"ujarnya.
