Pergerakan penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mengalami lonjakan signifikan pada 24 Maret 2026.
Berdasarkan laporan akhir posko angkutan lebaran, jumlah penumpang harian mencapai 12.846 orang atau naik 24,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 10.317 penumpang. Tingkat pemulihan trafik penumpang juga telah menyentuh 88,1 persen.
"Peningkatan ini menunjukkan tren positif pergerakan penumpang selama periode monitoring. Aktivitas penerbangan juga ikut terdongkrak seiring meningkatnya mobilitas masyarakat," ujar Executive General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syauqi Shahab, Kamis (26/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain penumpang, kata Syauqi, pergerakan pesawat tercatat mencapai 80 penerbangan atau tumbuh 33,3 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 60 pergerakan.
Lonjakan ini didominasi oleh penerbangan domestik yang menjadi tulang punggung utama dengan 12.261 penumpang dan 76 pergerakan pesawat.
"Rute domestik masih menjadi kontributor terbesar, sementara penerbangan internasional tercatat sebanyak 585 penumpang dari 4 pergerakan pesawat," jelasnya.
Tingginya mobilitas ini berdampak pada tingkat keterisian kursi pesawat yang hampir penuh. Dari total kapasitas 14.427 kursi yang tersedia,hanya sebagian kecil yang tidak terisi.
"Load factor harian mencapai 87,9 persen, artinya mayoritas penerbangan berada dalam kondisi sangat padat," katanya.
Kendati begitu, ketepatan waktu penerbangan belum sepenuhnya optimal. Dari total 80 penerbangan, hanya 52 yang tercatat tepat waktu,sementara sisanya mengalami keterlambatan. On Time Performance berada di angka 65 persen, masih ada beberapa penerbangan yang mengalami delay," ungkapnya.
Di sisi lain, sektor kargo justru mengalami penurunan cukup tajam. Volume kargo tercatat hanya 3,9 ton atau turun 52,9 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 8,3 ton.
"Untuk penerbangan tambahan, dari rencana 28 extra flight terealisasi 17 penerbangan atau sekitar 60,7 persen," pungkasnya.
(dai/dai)
