Gubernur Pastikan Arus Mudik dan Balik Terkendali, Truk ODOL Sudah Ditertibkan

Sumatera Selatan

Gubernur Pastikan Arus Mudik dan Balik Terkendali, Truk ODOL Sudah Ditertibkan

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Selasa, 17 Mar 2026 17:40 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru (Muhammad Alyuda Tri Utama)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan memastikan kemacetan yang sempat terjadi di sejumlah ruas jalan bukan disebabkan oleh kesalahan rekayasa lalu lintas. Melainkan karena adanya beberapa insiden kendaraan yang mengalami masalah di jalan.

"Tadi saya diskusi dengan Pak Kapolda soal kemacetan. Ternyata kemarin itu bukan rekayasanya yang salah, tapi karena ada mobil yang membawa besi tumpah di jalan," ujarnya, Senin (16/3/2026).

Ia menyebut kemacetan sempat diperparah oleh kendaraan yang tidak mampu menanjak sehingga harus didorong menggunakan alat berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada juga mobil yang tidak kuat menanjak sampai harus didorong ekskavator, itu yang membuat macet," katanya.

Deru memastikan secara umum kondisi jalan di wilayah Sumatera Selatan dinilai masih baik dan layak digunakan oleh para pemudik.

ADVERTISEMENT

"Yang lain tidak ada persoalan, rata-rata jalan secara fungsional kondisinya bagus," jelasnya.

Deru menerangkan truk Over Dimension Over Loading (ODOL) sudah ditertibkan atau diamankan oleh pihak kepolisian agar mampu menekan potensi kemacetan di sepanjang jalur mudik.

"Sudah tidak ada. Kendaraan ODOL sudah dimasukkan Pak Kapolda ke kantong-kantong (diamankan) penampungan," ujarnya.

Dia menyebut truk ODOL yang terjaring operasi tidak diperbolehkan beroperasi selama H-5 hingga periode menjelang Lebaran.

"Yang terjaring lewat langsung dimasukkan ke kantong-kantong oleh Pak Kapolda. Banyak yang ditempatkan di wilayah Pangkalan Balai," katanya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads