Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Api-Api-Tanjung Kalian, mengalami peningkatan pada saat arus mudik Lebaran 2026. Jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang terpantau lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa, dalam tiga hari terakhir.
Koordinator Pelabuhan Tanjung Api-Api Gunawan mengatakan meski terjadi peningkatan, arus mudik belum mencapai puncaknya.
"Dalam tiga hari ini sudah ada peningkatan pemudik. Jumlah pemudik mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasanya," ujarnya, Senin (16/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang di pelabuhan itu mencapai 40% lebih.
"Perkiraan peningkatannya sudah mencapai 40 persenan," katanya.
Menurutnya, puncak arus mudik di pelabuhan itu diperkirakan terjadi pada 17-18 Maret nanti. Pada saat itu, para pekerja sudah mulai mengambil libur untuk mudik Lebaran.
Untuk mendukung kelancaran penyeberangan, saat ini terdapat 17 kapal yang disiagakan, dengan sekitar 15-16 kapal di antaranya siap beroperasi setiap hari.
Ia juga memastikan hingga saat ini belum terjadi kepadatan ataupun kemacetan di area pelabuhan. Kapal yang tersedia masih mampu mengakomodir jumlah penumpang dan kendaraan.
"Belum padat, masih lancar karena banyak kapal yang beroperasi. Kalau jadwal reguler habis dan masih ada penumpang, maka disiapkan kapal ekstra," katanya.
Penambahan kapal dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan jumlah kendaraan dan penumpang yang akan menyeberang.
Gunawan juga menyebut arus mudik saat ini lebih ramai dari arah Babel menuju Sumsel. Dia juga mengimbau para pemudik untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, terutama yang berkendara jauh.
(csb/csb)
