3 WNI Hilang Usai Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz

Internasional

3 WNI Hilang Usai Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz

Dwi Rachmawati - detikSumbagsel
Minggu, 08 Mar 2026 17:30 WIB
Basij paramilitary force speed boats are sailing along the Persian Gulf during the Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) marine parade to commemorate Persian Gulf National Day, near the Bushehr nuclear power plant in the seaport city of Bushehr, Bushehr province, in the south of Iran, on April 29, 2024. Persian Gulf National Day, which celebrates the expulsion of the Portuguese from the Strait of Hormuz and the Persian Gulf in 1622 by the Safavid forces led by Imam Quli Khan under the command of Shah Abbas I, is observed on the 10th of Ordibehesht in the Iranian calendar, typically falling in late April or early May. (Photo by Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Palembang -

Tiga warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang usai kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) meledak di Selat Hormuz, Kamis (6/3/2026). Saat ini ketiga WNI yang hilang tersebut masih dalam pencarian petugas setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan insiden terbakar dan tenggelamnya kapal Musaffah 2 terjadi pada Kamis (6/3/2026). Kapal ini tenggelam di antara perairan PEA dan Oman pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

"Insiden terjadi di Selat Hormuz, di antara perairan PEA dan Oman pada tanggal 6 Maret 2026 pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini," katanya dilansir detikNews, Minggu (8/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heni mengatakan usai kejadian itu, Kemlu perwakilan RI sidah berkoordinasi dengan otoritas PEA, Oman dan pihak perusahaan Safeen Prestige. Musaffah 2 terdiri dari 7 personel kapal yang berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina.

Heni mengatakan, saat kejadian ada empat WNI yang berada dalam kapal tersebut. Dilaporkan satu WNI dalam keadaan selamat mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit. Sementara tiga WNI lainnya, masih dalam proses pencarian.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total tujuh personel berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak selamat, sedangkan tiga awak lainnya masih dalam proses pencarian," ujarnya.

"Khusus kondisi awak empat awak WNI, satu WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di Rumah Sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan tiga WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat," sambungnya.

Heni mengatakan ada satu WNI lain saat kejadian berlangsung. Namun, WNI itu berada di kapal berbeda dan dalam kondisi selamat.

Kemlu RI mendorong adanya investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut.

"Saat ini Perwakilan RI di PEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan untuk proses pencarian 3 awak WNI yang hilang, memastikan perawatan 1 WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia. Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini," ungkapnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads