Masjid Jamkaran di Iran kini menjadi sorotan dunia setelah bendera merah dikibarkan di atas kubahnya. Bendera tersebut dikenal sebagai simbol seruan balas dendam dalam tradisi Syiah.
Pengibaran bendera merah tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, terutama pasca wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Peristiwa tersebut membuat perhatian publik tertuju pada Masjid Jamkaran sebagai salah satu lokasi religius penting di negara tersebut.
Perlu diketahui, Masjid Jamkaran bukanlah tempat ibadah biasa. Bagi masyarakat Iran dan penganut Syiah, masjid ini memiliki nilai spiritual yang tinggi dan menjadi salah satu tujuan ziarah keagamaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah Fakta Masjid Jamkaran Iran
Dilansir dari situs Ahlul Byat Digital Islamic Library Project (DILP) dan berbagai sumber lainnya. Berikut sejumlah fakta-fakta masjid Jamkaran di Iran, antara lain:
1. Berada di Kota Suci Qom, Iran
Masjid ini berlokasi di Kota Qom, sekitar 140 kilometer di selatan Teheran dan dibangun pada tahun 1002-1003. Kota Qom dikenal sebagai pusat pendidikan dan spiritual Syiah dunia.
Kota ini menjadi tempat bermukim banyak ulama besar Iran serta sebagai lokasi utama dalam ziarah keagamaan. Karena berlokasi di kota suci, setiap peristiwa yang terjadi di sekitar Masjid Jamkaran dapat menarik perhatian luas.
2. Dibangun Atas Petunjuk Imam Mahdi
Dalam tradisi Syiah, Masjid Jamkaran dibangun dengan petunjuk Imam Mahdi melalui mimpi yang dialami seorang ulama pada abad ke-10 yang bernama Shaikh Hassan bin Muthlih Jamkarani.
Awalnya tanah Masjid Jamkaran adalah lahan pertanian yang dikelola oleh petani bernama Hasan bin Muslim selama lima tahun dengan tujuan komersial, padahal tanah di kota tersebut merupakan tanah yang diberkati sehingga dilarang digunakan untuk memperoleh keuntungan.
Dalam kisahnya, Shaikh Hassan disebut menerima perintah untuk mendirikan masjid yang kini dikenal dengan Masjid Jamkaran. Imam Mahdi sendiri merupakan salah satu figur penting yang akan muncul di akhir zaman.
3. Simbol Religius Penting Bagi Iran
Masjid Jamkaran juga sering disebut sebagai salah satu pusat spiritual Syiah di Iran. Statusnya adalah sakral sehingga setiap simbol atau ritual yang dilakukan memiliki makna mendalam. Masjid ini juga menyediakan makan malam gratis bagi kaum miskin.
Pengibaran bendera merah di kubah masjid, menjadi simbol religius dan emosional bagi komunitas Syiah.
4. Terdapat Sumur Permintaan di Lapangan Sahib Al-Zaman
Di area luar Masjid Jamkaran, di lapangan Sahib Al-Zaman, terdapat sebuah sumur permintaan yang wajib dikunjungi bagi sebagian penganut Islam Syiah. Pengunjung menulis permohonan dalam secarik kertas lalu dijatuhkan ke dalam sumur.
Praktik ini berkembang sebagai bagian dari tradisi keagamaan lokal di kalangan sebagian penganut Syiah. Namun demikian, kebiasaan tersebut juga menuai perdebatan, bahkan pemerintah Iran tidak menganjurkan praktik tersebut.
5. Situs Ziarah Terbesar di Iran
Masjid Jamkaran menyimpan makna yang kuat bagi masyarakat Iran dan umat Syiah. Setiap tahunnya, ribuan peziarah berkunjung ke tempat ini untuk berdoa.
Selain itu, malam Selasa juga dianggap sebagai waktu istimewa oleh sebagian peziarah. Pada malam tersebut, banyak jemaah berkumpul untuk berdoa sebab dalam tradisi Syiah terdapat keyakinan bahwa doa yang dipanjatkan memiliki keutamaannya tersendiri.
6. Masjid Dengan Arsitektur Islam yang Menonjol
Masjid Jamkaran merupakan masjid yang memadukan gaya tradisional Persia dengan sentuhan modern, sehingga secara visual terlihat megah dan menghadirkan nuansa spiritual bagi pengunjung.
Bangunan ini memiliki halaman luas serta ruang salat yang besar. Kubah utama berwarna biru pirus berdiri di tengah kompleks, melambangkan kedamaian dan keilahian. Menara-menara tingginya dihiasi dengan pola geometris serta kaligrafi ayat Al-Quran.
Bagian dalamnya dihiasi oleh ubin mosaik, ukiran, serta lampu gantung. Ornamen kaligrafi dan motif geometris mencerminkan keindahan seni Islam sekaligus menciptakan suasana yang tenang bagi jemaah.
Demikian sejumlah fakta-fakta dari Masjid Jamkaran Iran. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































