Kerupuk dan kemplang khas Palembang mulai diburu warga untuk dijadikan oleh-oleh serta hantaran menjelang hari raya Idul Fitri. Sejumlah sentra produksi kini kewalahan melayani lonjakan pesanan yang meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari biasanya.
Pantauan detikSumbagsel di salah satu rumah produksi, antrean pembeli mulai terlihat memilih berbagai jenis kerupuk untuk dikirim ke luar daerah. Fenomena berburu oleh-oleh ini menjadi tradisi tahunan warga Palembang guna mengisi paket hantaran Lebaran untuk sanak saudara.
"Mendekati Lebaran ini pesanan untuk oleh-oleh sangat ramai. Mayoritas pembeli memesan paket besar untuk dikirim kepada keluarga mereka yang berada di luar kota," ujar pemilik usaha Kerupuk Kemplang Palembang, Selvi (43), Selasa (3/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan permintaan ini membuat Selvi harus memproduksi hingga 150 kilogram kemplang per hari, naik drastis dari produksi normal yang hanya 50 kilogram. Meski permintaan tinggi, ia memastikan kualitas rasa tetap terjaga demi kepuasan pelanggan yang menjadikannya buah tangan.
Jenis yang paling favorit diburu untuk oleh-oleh adalah kemplang ikan tenggiri dan kerupuk keriting. Kemplang tenggiri banyak dipilih sebagai buah tangan karena aromanya yang khas dan dinilai lebih premium untuk diberikan kepada kerabat.
"Kemplang tenggiri memang paling favorit untuk oleh-oleh karena rasanya yang legit. Untuk harga masih stabil, mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 100.000 per kilogram tergantung kualitas ikannya," jelasnya.
Selain melayani warga yang datang langsung, Selvi juga mengirimkan ratusan paket oleh-oleh melalui penjualan daring. Layanan ini memudahkan para perantau atau warga luar kota yang ingin mencicipi kemplang asli Palembang tanpa harus mudik lebih awal.
"Banyak yang pesan lewat WhatsApp untuk dikirim ke Jakarta dan wilayah Pulau Jawa. Biasanya mereka memesan jauh-jauh hari agar paket oleh-oleh ini sampai tepat waktu sebelum hari raya," tambahnya.
Diperkirakan puncak kepadatan pembeli akan terus terjadi hingga H-3 Lebaran. Kerupuk kemplang sendiri sudah menjadi menu pendamping wajib bagi warga Palembang saat menyantap hidangan khas lebaran seperti opor ayam dan ketupat.
Sementara itu, salah satu pembeli Rika mengatakan kerupuk-kemplang sudah menjadi makanan khas bagi keluarga jika merayakan hari raya Idulfitri. Biasanya, dia membeli banyak karena ada keluarganya yang datang dari luar kota.
"Biasanya beli sampai 10 kg, karena sekalian untuk saudara yang datang dari luar kota sebagai oleh-oleh," katanya.
Hal senada dikatakan pembeli lainnya bernama Putri yang mengaku juga membeli jumlah yang banyak untuk keluarganya serta untuk makan sendiri.
"Banyak sih belinya bisa sampai 10 hingga 12 kg karena untuk makan sendiri dan juga untuk mengirim ke kalurga yang ada di luar kota dan juga kalau ada keluarga lainnya yang datang," ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
