Pemerintah AS Minta Warganya Tinggalkan 14 Negara di Timur Tengah

Internasional

Pemerintah AS Minta Warganya Tinggalkan 14 Negara di Timur Tengah

Rita Uli Hutapea - detikSumbagsel
Selasa, 03 Mar 2026 11:20 WIB
Bendera Amerika Serikat AS
Foto: Bendera Amerika Serikat AS (Dok. Anadolu Agency)
Jakarta -

Perang yang terjadi di Timur Tengah kian memanas. Pemerintah Amerika Serikat menyerukan warganya untuk segera meninggalkan kawasan Timur Tengah mulai dari Mesir ke arah timur. Hal ini karena kekhawatiran keselamatan setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran.

Dilansir detikNews dari kantor berita AFP, Selasa (3/3/2026), Departemen Luar Negeri "menyerukan warga Amerika untuk SEGERA MENINGGALKAN negara-negara di bawah ini menggunakan transportasi komersial yang tersedia, karena risiko keselamatan yang serius," tulis Mora Namdar, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk urusan konsuler, dalam unggahan di media sosial X, yang mencantumkan 14 negara.

Pemerintah Amerika Serikat meminta warga Amerika untuk pergi secara komersial, meskipun penerbangan telah sangat terganggu di sebagian besar wilayah tersebut, dan belum mengatur evakuasi sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peringatan tersebut mencakup Mesir, negara terpadat di kawasan itu, yang telah bertahun-tahun memiliki hubungan tegang dengan Iran, tetapi hanya mengalami sedikit dampak langsung sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang pada hari Sabtu (28/2) lalu.

ADVERTISEMENT

Peringatan tersebut juga mencantumkan semua negara-negara Arab Teluk, di mana Iran telah menembakkan drone dan rudal sebagai balasan atas kehadiran pasukan AS di sana.

Amerika Serikat juga mendesak warga Amerika untuk meninggalkan Israel dan wilayah Palestina serta Irak, Yordania, Lebanon, dan Suriah, yang semuanya telah terkena dampak perang.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads