Doa Setelah Salat Tahajud yang Mustajab: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Setelah Salat Tahajud yang Mustajab: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Rika Amelia - detikSumbagsel
Senin, 02 Mar 2026 12:01 WIB
Salat Tarawih dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Namun, dalam kondisi berhalangan (uzur), bisa menunaikannya secara mandiri (munfarid).
Foto: Ilustrasi doa usai salat malam (Freepik)
Palembang -

Salat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Dikerjakan pada sepertiga malam terakhir, tahajud menjadi momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tak heran jika doa setelah salat tahajud disebut sebagai doa yang mustajab dan memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Pada waktu malam yang sunyi, ketika sebagian besar manusia terlelap, seorang hamba bangun untuk bermunajat dan memohon kepada Rabb-nya. Inilah waktu terbaik untuk mencurahkan segala harapan, memohon ampunan, serta meminta kemudahan dalam urusan dunia dan akhirat.

Berikut penjelasan lengkap mengenai keutamaan salat tahajud dan doa setelah salat tahajud yang mustajab, beserta bacaan Arab, Latin, dan artinya. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Saja Keutamaan Salat Tahajud?

Dilansir laman Majelis Ulama Indonesia, salat tahajud merupakan ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan bagi seorang muslim. Ibadah yang dikerjakan pada sepertiga malam terakhir ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga membawa berbagai kebaikan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Berikut beberapa keutamaan salat tahajud yang perlu diketahui:

1. Meninggikan derajat di sisi Allah SWT

ADVERTISEMENT

Allah SWT menjanjikan kedudukan yang terpuji bagi hamba yang rutin melaksanakan tahajud. Ibadah ini menjadi salah satu jalan untuk meraih kemuliaan dan derajat tinggi di sisi-Nya.

2. Membuka pintu rezeki dan doa yang mustajab

Di waktu malam terdapat saat istimewa ketika doa-doa dikabulkan. Tahajud menjadi sarana untuk memohon kebaikan, kelapangan rezeki, serta keberkahan hidup.

3. Mendekatkan diri kepada Allah SWT

Suasana malam yang tenang membuat ibadah terasa lebih khusyuk. Tahajud menjadi momen terbaik untuk bermunajat, memperbanyak istighfar, dan mempererat hubungan dengan Allah.

4. Menghapus dosa dan menjauhkan dari maksiat

Salat malam dapat menjadi penggugur dosa serta pelindung dari perbuatan buruk. Kebiasaan bangun malam juga melatih kedisiplinan dan ketakwaan.

5. Menjadi cahaya di hari kiamat

Amalan tahajud akan menjadi penerang bagi pelakunya kelak di hari akhir, sebagai balasan atas kesungguhan dalam beribadah di waktu malam.

Doa Setelah Salat Tahajud yang Mustajab

Sepertiga malam terakhir menjadi salah satu waktu yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada waktu yang penuh ketenangan ini, seorang hamba memiliki kesempatan terbaik untuk mencurahkan segala kegelisahan, harapan, serta permohonan hidupnya langsung kepada Sang Pencipta. Suasana yang sunyi dan jauh dari hiruk-pikuk aktivitas dunia membuat hati lebih khusyuk, doa lebih tulus, dan air mata taubat lebih mudah mengalir. Karena itu, sepertiga malam terakhir sering disebut sebagai momen paling tepat untuk berduaan dengan Allah.

إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

Artinya: "Sesungguhnya di waktu malam terdapat satu waktu, ketika seorang hamba muslim bertepatan dengan waktu tersebut, lalu ia memohon kepada Allah kebaikan dunia maupun akhirat, pasti Allah memenuhi permintaannya. Demikian itu terjadi pada setiap malam." (HR Muslim no 757)

Berikut ini salah satu doa setelah salat tahajud yang terdapat dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْححَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِييُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqa'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu 'alaihi wasallama haq. Was sa'atu haq. Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a'lantu, wa ma anta a'lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah." (HR Bukhari dan Muslim).

Setelah melaksanakan salat tahajud dan membaca doa dengan penuh kekhusyukan, dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, memuji Allah SWT, serta menyampaikan hajat secara spesifik dan penuh keyakinan. Momen ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendoakan kedua orang tua, keluarga, serta kaum muslimin lainnya agar diberikan keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat.

Nah itulah keutamaan dan doa setelah salat tahajud yang dianjurkan Rasulullah SAW yang wajib detikers ketahui. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads