Amerika Serikat dan Israel menyerang sekolah dasar (SD) putri di wilayah Iran selatan, Iran. Dalam serangan itu, sebanyak 108 orang dilaporkan tewas.
Kantor Berita Mizan, mengutip Kantor Kejaksaan Minab, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Minggu (1/3/2026), melaporkan bahwa jumlah korban di sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di Minab telah mencapai 108 orang. Israel dan AS melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Iran sejak Sabtu (28/2) pagi waktu Iran.
Bulan Sabit Merah Iran menjelaskan pada Sabtu malam bahwa setidaknya 201 orang telah tewas dan 747 orang terluka dalam serangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah kebijakan saat ini juga telah dilakukan pemerintah Iran menyusul serangan dari Amerika Serikat dan Israel. Iran mengumumkan penutupan seluruh universitas di negara tersebut.
"Menteri Sains mengumumkan penutupan universitas di seluruh negeri hingga pemberitahuan lebih lanjut," bunyi laporan kantor berita Iran, IRNA, dilansir, AFP, Sabtu (28/2).
Iran menyebut serangan dari AS dan Israel sebagai pelanggaran kedaulatan. Iran kemudian melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.
Sementara itu, Wakil Presiden Iran Mohammad-Reza Aref mengutuk keras serangan tersebut.
Dilansir IRNA, Minggu (1/3), Aref mengatakan serangan tersebut contoh nyata kejahatan perang dan pelanggaran terang-terangan terhadap peraturan internasional. Aref memastikan serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa hukuman.
Aref berjanji akan memberikan tanggapan yang kuat dan proporsional kepada AS-Israel. "Keamanan dan martabat bangsa Iran adalah garis merah kami dan tidak ada agresi yang akan dibiarkan tanpa konsekuensi," ujar Aref dalam sebuah pesan yang dilansir IRNA.
Aref menegaskan Iran akan menggunakan semua potensi hukum, politik, dan internasionalnya untuk menindaklanjuti kasus kejahatan ini di badan-badan internasional seraya berharap komunitas internasional juga tidak tinggal diam terhadap tindakan ini.
Seperti diketahui, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Iran sejak Sabtu (28/2) pagi waktu Iran. Salah satu yang disasar yakni sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di Minab.
Laporan terbaru disebutkan 108 orang tewas dalam serangan tersebut. Sejumlah kebijakan saat ini juga telah dilakukan pemerintah Iran menyusul serangan dari Amerika Serikat dan Israel. Iran mengumumkan penutupan seluruh universitas di negara tersebut.
