Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026). Alex Noerdin mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Siloam Semanggi Jakarta, sekitar pukul 13.30 WIB setelah menjalani perawatan medis.
Kabar wafatnya tokoh yang pernah memimpin Sumatera Selatan selama dua periode tersebut cepat menyebar dan memunculkan duka mendalam dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat hingga warga.
Juru bicara keluarga, Okta Alyang ditemui di rumah duka menyampaikan bahwa saat ini jenazah almarhum masih berada di Jakarta dan telah disalatkan di rumah salah satu anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini jenazah masih di Jakarta. Tadi sudah dilakukan salat jenazah di rumah anak beliau," katanya kepada wartawan, Rabu sore.
Menurutnya, pihak keluarga tengah mempersiapkan proses pemulangan jenazah menuju Palembang untuk dimakamkan di kampung halaman.
Okta menjelaskan, jenazah rencananya diberangkatkan dari Jakarta pada Kamis pagi dan langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Merdeka, Palembang.
"Besok pagi jenazah akan dibawa dari Jakarta langsung ke rumah duka di Jalan Merdeka Palembang. Setelah itu akan kembali disalatkan usai salat Zuhur," ungkapnya.
Pihak keluarga juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan para pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Setelah prosesi di rumah duka selesai, jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di TPU Kebun Bunga Palembang, Kota Palembang.
"Rencananya almarhum akan dimakamkan di makam keluarga di TPU Kebun Bunga Palembang," jelas Okta.
Semasa hidupnya, Alex Noerdin dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam pembangunan Sumatera Selatan. Ia menjabat sebagai Gubernur Sumsel selama dua periode dan turut menginisiasi sejumlah proyek besar, termasuk pembangunan infrastruktur serta penyelenggaraan berbagai ajang olahraga internasional di Palembang.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sumatera Selatan. Ucapan belasungkawa terus mengalir melalui berbagai saluran, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Hingga berita ini diturunkan, keluarga masih mempersiapkan rangkaian prosesi pemulangan jenazah dari Jakarta menuju Palembang.
