Buntut Uang Nasabah Raib, Layanan M-Banking dan ATM Bank Jambi Ditutup

Jambi

Buntut Uang Nasabah Raib, Layanan M-Banking dan ATM Bank Jambi Ditutup

Ferdi Almunanda - detikSumbagsel
Senin, 23 Feb 2026 19:41 WIB
Nasabah Bank Jambi mendatangi kantor cabang karena panik atas kasus hilangnya uang dalam rekening
Foto: Nasabah Bank Jambi mendatangi kantor cabang karena panik atas kasus hilangnya uang dalam rekening (Ferdi Almunanda)
Jambi -

Layanan digital dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Jambi hingga kini masih belum dapat diakses. Penutupan ini masih dilakukan sementara oleh pihak Bank Jambi sebagai bentuk penyelidikan lebih lanjut buntut raibnya dana nasabah di tabungannya.

"Jadi untuk kanal layanan M-Banking ataupun ATM sampai sekarang masih kita tutup. Ini bentuk langkah penyelidikan audit forensik yang dijalankan," kata Dirut Bank Jambi, Khairul Suhairi, Senin (23/2/2026).

Layanan kanal digital ini terpaksa dihentikan sementara oleh pihak Bank Jambi, hingga kebutuhan audit forensik bekerja penuh. Apalagi langkah ini juga sebagai bentuk mengetahui apakah yang menyebabkan kejadian uang nasabah itu bisa raib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khairul menyatakan penghentian sementara layanan ini juga merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan sistem dan melindungi dana nasabah. Apalagi, pembatasan layanan elektronik ini juga sebagai bentuk mitigasi risiko demi memastikan sistem benar-benar aman sebelum dioperasikan kembali.

Sejauh ini, Khairul menyampaikan bahwa Management Bank Jambi tidak akan tinggal diam mengenai hilangnya dana nasabah. Pihak Bank Jambi bakal tetap mengganti semua kerugian nasabah yang dipastikan uangnya hilang.

ADVERTISEMENT

"Ini sudah menjadi tanggung jawab kami, dan kami akan pastikan biaya kehilangan uang nasabah akan digantikan secara penuh. Ini juga bagian dari komitmen Bank Jambi untuk menjaga kepercayaan publik," ucap Khairul.

Khairul juga mengimbau agar dengan kejadian ini publik atau masyarakat tidak terprovokasi atas isu liar atau isu yang tidak benar dari media sosial yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Maka dari itu, pihak Bank Jambi meminta pihak nasabah tidak perlu panik apapun keluhan nasabah dipastikan dipertanggungjawabkan oleh pihak Bank Jambi.

"Jadi kami harap bagi nasabah yang merasa dirugikan dapat segera mendatangi kantor bank Jambi terdekat untuk menemui layanan Customer Service Bank Jambi dikantor layanan mulai sekarang sesuai waktu operasional Bank," terang Khairul

Khairul juga menegaskan secara proses audit investigatif dan penguatan sistem keamanan tengah dilakukan. Pihak Bank Jambi masih menunggu hasil apa yang menjadi keteledoran dalam raibnya uang nasabah itu apakah terjadi baik di internal Bank Jambi atau vendor dari pihak ketiga yang ada.

"Jadi apapun kerugian nasabah pastinya akan diganti secara penuh. Ini terlepas kerugian ini disebabkan oleh pihak Bank Jambi atau pihak ketiga vendor. Yang jelas jika nasabah merasa dirugikan akan diganti penuh," tegas Khairul.

Sementara itu, dalam kasus ini tentu menjadi ujian serius bagi reputasi Bank Jambi. Transparansi, kecepatan penanganan, serta kepastian penggantian kerugian nasabah akan menjadi tolok ukur kepercayaan publik terhadap bank daerah tersebut ke depan.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads