Selama Ramadan, Penumpang LRT Sumsel Boleh Buka Puasa di Kereta

Sumatera Selatan

Selama Ramadan, Penumpang LRT Sumsel Boleh Buka Puasa di Kereta

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Sabtu, 21 Feb 2026 17:00 WIB
LRT Sumsel akan operasionalkan 7 trainset saat Lebaran.
Foto: LRT Sumsel (Reiza Pahlevi)
Palembang -

Memasuki Ramadan 1447 Hijriah/2026, LRT Sumsel tetap berjalan normal seperti biasa. Namun, ada kebijakan khusus yang diberlakukan bagi penumpang yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan penumpang diperbolehkan makan dan minum di dalam kereta saat waktu berbuka. Kendati demikian, makanan yang dikonsumsi dibatasi hanya makanan ringan atau camilan, serta minuman yang dibawa dalam Tumbler atau botol.

"Kami memberikan toleransi bagi penumpang yang menjalankan ibadah puasa agar bisa segera berbuka, mengingat perjalanan terakhir LRT cukup malam," ujar Aida, Jumat (20/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, aturan umum di dalam LRT melarang aktivitas makan dan minum demi menjaga kenyamanan bersama. Namun, khusus selama Ramadan, kebijakan tersebut dilonggarkan pada waktu berbuka puasa.

"Petugas di dalam kereta juga akan mengingatkan penumpang ketika waktu berbuka puasa telah tiba," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Meski diperbolehkan, penumpang tetap diminta menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah di dalam kereta. Ketertiban selama berbuka juga diimbau agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain.

"Untuk jadwal operasional, LRT Sumsel tetap melayani 94 perjalanan setiap hari, mulai pukul 05.06 WIB hingga pukul 20.43 WIB dengan jarak antar kereta (headway) sekitar 18 menit," ujarnya.

Dari sisi jumlah penumpang, LRT Sumsel mencatat tren positif. Sepanjang 1 Januari hingga 16 Februari 2026, tercatat sebanyak 571.837 penumpang menggunakan layanan ini, dengan rata-rata 12.166 penumpang per hari.

Lonjakan tertinggi terjadi pada 1 Januari 2026 dengan total 37.461 penumpang dalam sehari. Empat stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak hingga pertengahan Februari yakni Stasiun Asrama Haji, Ampera, DJKA, dan Bumi Sriwijaya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads