Puluhan Warga di Jateng Keracunan Usai Santap Makanan Acara Ruwahan

Sumatera Selatan

Puluhan Warga di Jateng Keracunan Usai Santap Makanan Acara Ruwahan

Rinto Heksantoro - detikSumbagsel
Selasa, 17 Feb 2026 12:00 WIB
Puluhan Warga Purworejo Diduga Keracunan Makanan Kenduri, Senin (16/2/2026) sore.
Foto: Puluhan Warga Purworejo Diduga Keracunan Makanan Kenduri, Senin (16/2/2026) sore. (Dok Polres Purworejo)
Purworejo -

Sebanyak 65 warga di Purworejo, Jawa Tengah diduga keracunan setelah menyantap makanan di acara ruwahan. Dalam peristiwa ini, ada 9 orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Dilansir detikJateng, keracunan yang dialami oleh warga Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Purworejo, Senin (16/2/2026) diduga bermula saat mereka menghadiri acara ruwahan di rumah Boni Rohyati (63) warga Dusun Kedungdowo Wetan, Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Purworejo pada Minggu (15/2/2026) malam.

Tuan ruma memesan makanan dari salah satu rumah makan di Purworejo sebanyak 75 porsi. Kemudian sebanyak 65 porsi dibagikan kepada warga yang hadir dalam acara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sampai di rumah masing-masing, sebagian warga ada yang langsung menyantap makanan tersebut tadi malam, namun sebagian lainnya ada yang baru menyantap pada Senin (16/2/2026) tadi setelah disimpan di lemari es.

Adapun sajian kenduri yang dikemas dalam kotak kardus tersebut berisikan nasi putih, orek tempe, kering kentang, telur puyuh, ati ampela, ayam goreng dan kerupuk. Sedangkan untuk snack atau makanan kecilnya berisi lemper bakar, kue pukis, serabi dan tahu telur.

ADVERTISEMENT

"Itu acara ruwahan, selamatan menjelang Ramadan. Kemudian tuan rumah pesen makanan di salah satu rumah makan di Purworejo, kemudian makanan itu dibagikan kepada warga yang ikut selamatan itu," kata Kapolsek Loano, Iptu Utomo, Senin (16/2/2026) petang.

Utomo menyebut warga yang diduga keracunan tersebut mengalami mual, muntah, dan diare. Gejala itu dirasakan oleh warga yang mengkonsumsi makanan kenduri sejak malam tadi hingga Senin (16/2/2026) sore.

"Setelah makan itu selisih beberapa jam ada yang mual-mual ada yang BAB. Yang terdampak (keracunan) yang di-screening 65 yang ada keluhan," jelasnya.

Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan dinas kesehatan serta PMI Kabupaten Purworejo. Setelah mendapatkan penanganan awal, sembilan warga akhirnya dilarikan ke rumah sakit sore tadi untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Kemudian yang dirujuk ke rumah sakit ada sembilan tapi yang tiga diperbolehkan rawat jalan. RSI Loano ada di Tjokrowardojo ada," sebutnya.

Petugas dari dinas kesehatan kemudian mengambil sampel sisa makanan yang masih ada untuk diteliti. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani oleh petugas yang berwenang.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads