Jelang Perayaan Cap Go Meh, Pulau Kemaro Palembang Dibersihkan

Sumatera Selatan

Jelang Perayaan Cap Go Meh, Pulau Kemaro Palembang Dibersihkan

Ani Safitri - detikSumbagsel
Sabtu, 14 Feb 2026 20:30 WIB
Vihara utama di Pulau Kemaro, Palembang Klenteng Hok TJing Rio atau lebih dikenal dengan Klenteng Kwan Im
Vihara utama di Pulau Kemaro, Palembang Klenteng Hok TJing Rio atau lebih dikenal dengan Klenteng Kwan Im (Foto: Desti Wulandari)
Palembang -

Menjelang perayaan Cap Go Meh di Palembang, Sumatera Selatan, Pulau Kemaro dibersihkan. Pembersihan dilakukan prajurit Mako Lanal Palembang.

Aksi ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap toleransi beragama sekaligus persiapan menyambut puncak perayaan Cap Go Meh di Palembang.

"Dasarnya itu program Presiden, Indonesia Asri. Kemudian yang kedua, toleransi beragama. Saat ini kan mau Imlek sama Cap Go Meh. Nah, sasaran Pulau Kemaro ini lebih tepat untuk kita bertoleransi agama membersihkan lingkungan sini," kata Danlanal Palembang melalui Paster Lanal Palembang Mayor Laut Agus Heriyansah, Sabtu (14/2/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembersihan ini dilakukan secara menyeluruh di ikon wisata religi tersebut. Mulai dari area vihara, pagoda, fasilitas toilet, hingga kebersihan di sepanjang pantai Pulau Kemaro.

Aksi ini melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari Lanal Palembang, Kodim, hingga pihak swasta. Pantauan detikSumbagsel di lapangan, para personel dikerahkan menggunakan kapal patroli dan didukung kapal ketek dari salah satu perusahaan untuk akses penyeberangan.

ADVERTISEMENT

Aksi bersih-bersih ini merupakan gerakan perdana yang difokuskan di Pulau Kemaro dalam rangka menyambut hari besar keagamaan.

Meski program kebersihan lingkungan seperti Program Kali Bersih (Prokasih) sudah sering dilakukan sebelumnya, inisiatif khusus yang menyasar area rumah ibadah menjelang Imlek dan Cap Go Meh ini baru pertama kali dilakukan pada tahun ini.

Ke depan, Lanal Palembang menargetkan agar kegiatan ini dapat dikukuhkan menjadi agenda tetap tahunan setiap menjelang perayaan Cap Go Meh. Selain sebagai bentuk nyata toleransi beragama, pihak Lanal berencana memperbesar skala kegiatan dengan menggandeng lebih banyak unsur maritim terkait agar dampak kebersihan yang dihasilkan bisa lebih luas dan masif.

Mayor Agus menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan contoh nyata kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di tempat ibadah.

"Harapan kita agar ini dijadikan program tahunan. Kita menjaga, kita kasih contoh di sini. Selama ini belum ada hal-hal begini, kita melaksanakan program pemerintah dan toleransi beragama," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads