Longsor terjadi di tambang timah di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Dari 7 pekerja yang tertimbun, 4 orang ditemukan tewas dan 3 lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Informasi dihimpun detikSumbagsel, peristiwa itu terjadi pukul 17.00 WIB, tepatnya di kawasan Tambang Timah Pondi Pemali, Bangka. Pekerja tewas, Sanam (38), Abad (39) dan Anwar (32) warga Pandeglang, Banten. Satu jenazah identitasnya masih dalam identifikasi petugas.
"Tersisa 3 penambang yang belum ditemukan, korban keempat ditemukan pukul 20.48 WIB," kata Kepala Basarnas Babel Mikel Rachman Junika dalam keterangannya, Senin (2/2/2026) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Junika menegaskan, kini tim SAR gabungan terus melakukan pencarian ketiga korban akibat tanah longsor itu. Menurutnya, proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR terhambat medan cukup berbahaya.
"Lokasi tanah yang tidak stabil dan rawan longsor susulan menjadi tantangan utama kami dalam upaya pencarian pekerja yang masih tertimbun. Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan potensi SAR untuk memaksimalkan pencarian. Semoga operasi ini diberi kelancaran," tegasnya.
Korban tewas yang berhasil ditemukan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bangka. Sedangkan, jenazah terakhir masih diidentifikasi oleh tim Inafis.
Ia menambahkan peristiwa itu terjadi saat para penambang sedang beraktivitas menggunakan alat berat. Namun, tiba-tiba tanah yang digali itu longsor dan menimpa korban.
Rekannya yang selamat kemudian mengevakuasi 3 pekerja, namun ketiganya telah tewas. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Basarnas Babel.
"Kita sore ini menerima informasi tentang adanya pekerja tambang yang tertimbun longsoran tanah dan segera mengirimkan tim rescue," tambahnya.
