Malam Nisfu Syaban diyakini sebagai malam penuh pengampunan. Barangsiapa yang berdoa dan memohon, niscaya tidak akan tertolak. Kendati begitu, ada dua dosa yang tidak diampuni Allah SWT pada malam tersebut.
Dilansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nisfu Syaban merupakan pertengahan bulan Syaban yang terjadi pada setiap tanggal 15. Pada tahun 2026, malam Nisfu Syaban akan jatuh pada Senin, 2 Februari 2026.
Umat Islam akan mengamalkan berbagai ibadah sunnah untuk meraih ampunan Allah SWT. Serangkaian amal ibadah yang dianjurkan yakni membaca Al-Quran, salat sunnah, puasa sunnah, dan memperbanyak dzikir dan berdoa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalil Malam Nisfu Syaban Penuh Ampunan
Pada malam Nisfu Syaban malaikat beseru menyampaikan dari Allah SWT dalam sebuah hadis riwayat Al-Baihaqi yang berbunyi:
Artinya: "Apabila tiba malam Nisfu Sya'ban, maka malaikat berseru dari Allah, Adakah orang yang memohon ampun maka aku ampuni, adakah orang yang meminta sesuatu maka aku berikan permintaannya."
Dari hadis tersebut, Allah SWT akan mengampuni hambanya yang memohon ampunan pada malam Nisfu Syaban. Kendati begitu, tidak semua hamba akan menerima ampunan dari Allah SWT. Sebab, ada dua dosa pengecualian.
Dosa yang Tidak Diampuni Pada Malam Nisfu Syaban
Dua dosa yang tidak diampuani Allah SWT pada malam Nisfu Syaban adalah orang yang musyrik atau menyekutukan Allah SWT dan orang yang bermusuhan. Sebagaiman disebutkan dalam hadis riwayat Ibnu Majah berikut ini:
عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " يَطَّلِعُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى خَلْقِهِ فِيي اللَّيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ "
Artinya: "Dari Mu'adz bin Jabal, dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Allah memperhatikan kepada semua mahkluk-Nya pada malam Nishfu Sya'ban. Makai Dia memberi ampunan kepada semua mahkluk-Nya, kecuali kepada orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan."
Amalan Malam Nisfu Syaban
Agar mendapatkan keberkahan di bulan Syaban, ulama terdahulu hingga sekarang melakukan sejumlah amalan sunnah pada malam Nisfu syaban yakni membaca surat Yasin tiga kali. Waktu membacanya antara Maghrib dan Isya.
Dalam pembacaan surat Yasin tersebut terdapat tiga permohonan yakni:
- Memohon Umur Panjang
- Memohon dijauhkan dari segala marabahaya lahir dan batin
- Kaya hati dan tidak menggantungkan diri kepada selain Allah SWT
Setelah itu, ditutup dengan membaca doa Nisfu Syaban. Adapun bacaan doa Nisfu Syaban setelah surah Yasin 3 kali sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ
"Sepanjang pertengahan bulan Sya'ban mulai dari waktu Maghrib, kita dapat mengisinya dengan serangkaian amalan-amalan sunah, seperti memperbanyak membaca istighfar, shalawat, membaca Alquran, sholat sunah dan besok harinya bisa juga dengan melakukan puasa sunnah," tutupnya. (Sadam, ed: Nashih)
Demikian penjelasan dua dosa yang tidak diampuni Allah SWT di malam Nisfu Syaban. Selamat mengamalkan, ya.
