Pengendara motor bernama Agus Tamimi (36) tewas setelah terlibat kecelakaan dengan satu unit mobil polisi yang dikendarai Aipda Edi Supono (48). Saat itu anggota polisi tersebut sedang melakukan patroli.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, tepatnya di perputaran Puskesmas Karyajaya, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Diketahui Aipda Edi bertugas di Polsek Kertapati Polrestabes Palembang, di mana saat itu Edi sedang melakukan patroli menggunakan mobil patroli Toyota Avanza bernopol V-4145-30 (mobil dinas Polsek Kertapati Palembang).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara korban mengendarai motor Yamaha Fillano BG-3925-AEJ. Korban merupakan warga Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan ilir, Sumatera Selatan.
Akibatnya, korban mengalami luka parah akibat kecelakaan tersebut. Namun korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata, Palembang.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya membenarkan kejadian tersebut yang melibatkan anggota Polri. Anggota yang terlibat bertugas di Unit Patroli, Polsek Kertapati.
"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara mobil dinas yang dikendarai oleh anggota Polri dalam hal ini Polrestabes Palembang atas nama Aipda Edi yang bertugas di unit Patroli Polsek Kertapati," katanya saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Palembang, Sabtu (31/1/2026).
Nandang menjelaskan akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor meninggal dunia. Diduga saat itu mobil yang dikendarai Edi hendak memutar arah, namun terdapat sepeda motor korban yang melaju dari arah yang sama.
"Dalam kecelakaan ini mengakibatkan pengendara motor mengalami luka memar pada kepala belakang dan luka lecet. Korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata Palembang," ujarnya.
Saat ini anggota polisi yang terlibat lakalantas sudah diamankan untuk diminta keterangan. Sementara jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.
Nandang mengatakan tahap penyelidikan maupun penyidikan kasus ini akan dilakukan secara transparan dan terbuka. Pihaknya juga menyampaikan turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban.
"Polrestabes Palembang akan melaksanakan proses penyelidikan maupun penyidikan secara transparan. Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban dan semoga amal ibadah korban diterima oleh Allah SWT," tuturnya.
